Categories: BISNIS

Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT

AI Center Makassar dan GDGoC UNM menghadirkan pelatihan Robotics dan IoT berbasis praktik untuk membekali talenta muda menghadapi perkembangan teknologi.

Makassar – Telkom AI Center Makassar bersama Google Developer Group on Campus Universitas Negeri Makassar (GDGoC UNM) menggelar kegiatan Study Jam Robotics & IoT pada 18–19 April 2026 di Telkom AI Center of Excellence Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang fokus mendalami bidang robotika dan Internet of Things (IoT).

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Business & Community Lead (BCL) Telkom AI Connect yang menyapa peserta dan panitia, sekaligus memperkenalkan Apilogy sebagai platform marketplace API milik Telkom. Platform ini dirancang untuk memudahkan developer dalam mengakses serta mengintegrasikan berbagai API guna mendukung pengembangan solusi digital yang lebih efisien. Pada kesempatan yang sama, peserta juga diperkenalkan dengan Telkom AI Connect community platform sebagai wadah untuk memperoleh informasi terkini, memperluas jejaring, serta mengembangkan kompetensi di bidang teknologi secara berkelanjutan.

Pada hari pertama, sesi Study Jam #1: “Robotics & IoT – Getting Started” menghadirkan Syahrur Adhe Pratama Putra sebagai pembicara dan dimoderatori oleh Annisa Nur Aini. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar robotika dan IoT, mulai dari konsep hingga komponen utama dalam sistem. Sesi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung guna memperkuat pemahaman peserta terhadap implementasi teknologi.

Kegiatan berlanjut pada hari kedua melalui Study Jam #2: “Robotics & IoT – Sensors and Data Reading” yang kembali menghadirkan Syahrur Adhe Pratama Putra sebagai pembicara, dengan moderator Nur Hidayat. Sesi ini membahas penggunaan sensor serta proses pembacaan dan pengolahan data dalam sistem IoT, termasuk pemanfaatannya dalam berbagai skenario aplikasi.

Penguatan kompetensi di bidang ini dinilai semakin penting mengingat di tingkat nasional, kebutuhan talenta digital terus meningkat seiring ledakan perangkat IoT. “ASIOTI memproyeksikan jumlah perangkat IoT yang beredar di Indonesia mencapai sekitar 678 juta unit pada 2025 dengan potensi peningkatan hingga menembus 800 juta unit dalam beberapa tahun mendatang,” ujar perwakilan Asosiasi IoT Indonesia dalam Munas III 2026 (Selular.ID, 12 Februari 2026). Pemerintah melalui Roadmap AI Nasional juga menargetkan pengembangan sembilan juta talenta digital hingga 2030 guna mempercepat adopsi teknologi IoT dan AI, sebagaimana disampaikan Kemkomdigi dalam program Digital Talent Scholarship (Formosa News, 27 Juli 2025).

BCL Telkom AI Connect Makassar, Sunarti M.R, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan talenta di tengah perkembangan tersebut. “Melihat tren pertumbuhan perangkat IoT dan kebutuhan industri yang semakin meningkat, penting bagi talenta muda untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dalam mengembangkan solusi. Melalui Study Jam ini, kami ingin membekali peserta dengan keterampilan yang relevan agar dapat berkontribusi dalam ekosistem digital,” ujarnya.

Salah satu peserta, Muhammad Rafly Armansyah, yang merupakan member GDGoC UNM, menilai kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif. “Materinya tidak hanya teori, tetapi langsung praktik sehingga lebih mudah dipahami. Selain itu, suasana belajarnya juga interaktif dan membantu kami lebih cepat memahami implementasi robotics dan IoT,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, AI Center Makassar diharapkan dapat terus memperkuat perannya dalam mengembangkan ekosistem talenta digital, tidak hanya di bidang AI tetapi juga pada teknologi lain yang relevan seperti robotika dan Internet of Things (IoT). Inisiatif ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia secara berkelanjutan.

About Telkom AI Connect
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. AI Connect menghadirkan program pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital di Indonesia. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia, dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan di seluruh daerah.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Dukung Pertumbuhan Bisnis, BRI Finance Targetkan Obligasi Semester II-2026

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis…

1 jam ago

Penyebab Telat Bayar Listrik dan Dampaknya ke Aktivitas Sehari-hari

Listrik sudah jadi bagian dari aktivitas sehari-hari yang nyaris tidak bisa dipisahkan. Mulai dari bekerja,…

2 jam ago

Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jawa Timur Selatan Meningkat

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan mobilitas kendaraan menuju wilayah selatan Jawa Timur selama…

2 jam ago

Kalibrr Indonesia Ungkap Mismatch Ekspektasi Rekrutmen 2026: 62% Rekruter Mengira Kandidat Utamakan Gaji

Kalibrr Indonesia sebagai perusahaan penyedia platform lowongan kerja, bersama Jakpat sebagai platform mobile survei daring melalui inisiatif…

3 jam ago

OJK Nilai Pelemahan Kripto Masih Wajar, Tokocrypto Soroti Peluang Bangkit

Jakarta, 11 Mei 2026 — Pasar aset kripto di Indonesia masih menghadapi tekanan seiring melemahnya harga…

3 jam ago

KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), memastikan seluruh layanan angkutan barang…

5 jam ago

This website uses cookies.