Informasi ini juga akan digunakan untuk menyusun daftar pengecualian (exclusion list) pada Facebook dalam rangka pre-bid prevention. Lewat langkah tersebut, profil audiens yang disasar akan diperbarui secara dinamis dengan data yang berasal dari intelligence tagging system milik Facebook.
Pada 2023, TrafficGuard akan melansir fitur-fitur media sosial bagi pengguna dari kalangan UKM sekaligus memperluas layanannya ke TikTok, Twitter, dan LinkedIn guna memenuhi pesatnya permintaan klien.
Tentang TrafficGuard
TrafficGuard adalah perusahaan global yang menyediakan solusi verifikasi iklan.
TrafficGuard meningkatkan kinerja periklanan pada mesin pencari dengan memverifikasi interaksi iklan secara seketika.
Lebih lagi, TrafficGuard proaktif mencegah invalid traffic untuk menyusupi kampanye periklanan pada mesin pencari. TrafficGuard berbasis di Australia dan berkantor pusat di Perth.
Kantor-kantor TrafficGuard tersebar di Singapura, Inggris, Brazil, India, dan Amerika Serikat, serta melayani lebih dari 4.000 pelanggan di seluruh dunia./TrafficGuard
Page: 1 2
Di tengah pasar saham Amerika Serikat yang masih diwarnai volatilitas akibat ketidakpastian suku bunga, inflasi,…
BATAM - Keributan yang terjadi di sebuah Mall mewah Batam yang sempat trending di media…
PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya inovasi sebagai fondasi utama untuk mendorong…
Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Melalui…
PAM JAYA kembali menyelenggarakan Union Gathering 2026 sebagai agenda tahunan untuk memperkuat sinergi, harmonisasi hubungan…
Petugas LRT Jabodebek rutin berlatih menghadapi berbagai kondisi darurat agar penanganan berlangsung cepat, tepat, dan…
This website uses cookies.