Categories: BISNIS

Tren Baru Rayakan Ulang Tahun, LindungiHutan Dorong Aksi Nyata Lewat Donasi Pohon

Semarang, 5 Mei 2025 — Di tengah tantangan perubahan iklim dan berkurangnya tutupan hutan, LindungiHutan menginisiasi gerakan yang mengajak masyarakat untuk merayakan ulang tahun dengan cara yang lebih bermakna. Lewat program “Mei-nanam Harapan”, individu yang lahir di bulan Mei diajak menanam pohon sebagai simbol pertambahan usia dan harapan akan masa depan yang lebih hijau.

Gagasan ini bermula dari keinginan sederhana, mengubah momentum pribadi menjadi aksi kolektif untuk lingkungan. “Kami melihat bahwa ulang tahun bisa menjadi momen reflektif, dan menanam pohon adalah bentuk perayaan yang punya dampak lebih dari sekadar ucapan,” ungkap Siktiyana, Marketing Manager di balik inisiatif ini.

Dalam program ini, peserta yang lahir di bulan Mei dapat menerima voucher potongan donasi pohon sebesar 50%. Untuk mengaksesnya, mereka cukup bergabung ke kanal komunitas dan mengisi formulir validasi. Voucher dikirim melalui email bagi mereka yang datanya telah diverifikasi. Kanal komunitas ini juga menjadi ruang berbagi cerita dan informasi lanjutan tentang pelestarian lingkungan. Tautan kanal tersedia di tinyurl.com/SahabatBumi.

Pohon-pohon yang ditanam melalui program ini akan dirawat oleh masyarakat lokal di berbagai wilayah di Indonesia. Model kolaboratif ini diharapkan tidak hanya memberi dampak ekologis, tapi juga memperkuat peran masyarakat sebagai penjaga alam. “Kami percaya, keterlibatan masyarakat adalah kunci dari keberhasilan konservasi jangka panjang,” pungkas Ben, CEO LindungiHutan

Meskipun untuk saat ini baru berlaku di bulan Mei, penyelenggara membuka kemungkinan agar program serupa hadir di bulan-bulan berikutnya. Tanggapan positif dan partisipasi aktif menjadi indikasi bahwa semakin banyak individu yang ingin merayakan hidup dengan cara yang lebih berdampak.

“Saya berharap pohonnya bisa tumbuh besar dan jadi tempat hidup untuk makhluk lain. Rasanya menyenangkan tahu ada sesuatu yang terus tumbuh karena hari ulang tahun saya,” ujar salah satu peserta program yang tidak ingin disebutkan namanya.

Melalui langkah sederhana ini, ulang tahun bukan lagi sekadar selebrasi, melainkan kontribusi nyata bagi Bumi yang semakin membutuhkan perhatian.

About LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 590 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 34 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Fakta Baru di Sidang Dju Seng, PH Jelaskan Soal Surat BP Batam ke KLHK

BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

2 jam ago

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

5 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

7 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

10 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

12 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

12 jam ago

This website uses cookies.