Categories: Lingga

Uang Jaspel Belum Dibayar, Karyawan RSUD Dabo akan Tempuh Jalur Hukum

LINGGA – Kekesalan puluhan tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo Singkep Kabupaten Lingga sudah tidak terbendung lagi, uang jasa pelayanan (Jaspel) di tahun 2018 hingga saat ini tidak juga dibayarkan oleh pihak Managemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo Singkep. Tidak hanya itu, sejumlah tenaga medis bahkan mengancam akan menghentikan pelayanan apabila hak mereka tidak diberikan.

“Kami menuntut jasa pelayanan yang selama tahun 2018 yang tidak dibayar kepada semua karyawan rumah sakit,” tegas dr Indra Jaya selaku perwakilan dari sejumlah karyawan RSUD Dabo Singkep, Rabu (27/2/2019).

Indra menjelaskan tuntutan para karyawan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Dabo Singkep adalah meminta hak mereka untuk dibayar oleh pihak Managemen RSUD dengan nominal yang diketahui karyawan yaitu sebesar Rp. 1,7 miliar.

Menurutnya apabila uang jasa pelayanan tersebut tidak dibayarkan, maka beberapa karyawan mengancam tidak akan melakukan pelayanan pasien BPJS dan akan melakukan mogok kerja.

“Point terakhir dalam surat peryataan itu, kalau tidak ada keputusan kami akan tempuh jalur hukum,” sebutnya.

Dijelaskan bahwa beberapa hari lalu telah di laksanakan rapat yang dihadiri oleh Yusrizal Asisten II Bidang Pembangunan Pemkab Lingga dan pihak inspektorat. Dalam kesepakatan sementara adalah akan dilakukan audit oleh inspektorat dan BPKP.

“Dalam pekan ini beberapa dokter akan dimintai keterangan termasuk saya oleh pihak yang berwajib. Kami berharap ada upaya serius dari Pemda, karena ini melibatkan hak orang banyak dan jumlah yang cukup besar,” terang Indra.

Hingga berita ini diturunkan, mantan direktur RSUD Dabo Singkep dr. Asri Wijaya belum berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali ponselnya di hubungi namun tidak ada jawaban, begitu juga dengan layanan whatsapp meski sudah di buka namun pria ini masih enggan berkomentar.

 

 

Penulis : Ruslan

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Argumen Penutup Bowie Yoenathan di Sidang Kasus Lahan Pulau Rempang

BATAM - Mantan Direktur PT.Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan menyampaikan argumen penutup atau closing statement pada…

3 jam ago

Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan…

4 jam ago

Artificial intelligent summit –Indonesia 2026: 16th JULY 2026 AYANA Midplaza Jakarta, Indonesia

Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam bidang Kecerdasan Buatan. Pada 16 Juli…

4 jam ago

Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap

Bekerja sebagai freelancer menawarkan fleksibilitas, tetapi penghasilannya sering kali tidak tetap. Karena itu, cara mengatur…

4 jam ago

Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1…

5 jam ago

ONESIA Gelar Rangkaian Kegiatan Sosial, Kenalkan AI kepada Anak-anak hingga Dukung Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80

ONESIA menggelar rangkaian kegiatan sosial pada akhir Juni 2026 melalui dua agenda yang berfokus pada…

5 jam ago

This website uses cookies.