BATAM – Kantor Pelayanan Utama(KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam masih melakukan penyelidikan terkait kasus penangkapan 3 Kapal di Pelabuhan Haji Sage Tanjung Sengkuang Batu Ampar Batam.
Ketiga kapal yakni KM Permata Pembangunan, KM Sampurna 03 dan KM Rezki Dilaut diamankan oleh Komando Distrik Militer(Kodim) 0316/Batam pada Senin 24 November 2025 Pukul 23.00 WIB lalu saat sedang memuat barang-barang yang diduga tanpa dilengkapi dokumen resmi.
Turut diamankan Mobil Truk 3 Unit, dan 7 orang Anak Buah Kapal(ABK) dan muatan Kapal dan Truk diantaranya, Beras 40,4 Ton, Gula Pasir 4,5 Ton, Minyak Goreng 2,04 Ton, Tepung Terigu 600 Kg, Susu 900 liter, Parfume 240 Pcs, Mie Impor 360 Pcs dan Frozen Food 30 Dus.
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Evi Oktavia menegaskan pihaknya akan segera merelease hasil penyelidikan kasus tersebut ke publik.
“Segera kami release, agak terlambat karena perlu penyesuaian dengan KUHP baru,”ujarnya kepada SwaraKepri, Senin 9 Februari 2026 siang.
@swarakepritv Kodim 0316/Batam Tangkap 3 Kapal Muatan Barang Selundupan di Pelabuhan Haji Sage Sengkuang BATAM – Komando Distrik Militer(Kodim) 0316/Batam berhasil mengamankan 3 Kapal Motor yang sedang memuat barang-barang tanpa dilengkapi dokumen resmi di Pelabuhan Haji Sage Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam, Senin 24 November 2025 Pukul 23.00 WIB. Selain 3 Kapal Motor yakni KM Permata Pembangunan, KM Sampurna 03 dan KM Rezki Dilaut, turut diamankan Mobil Truk 3 Unit, dan 7 orang Anak Buah Kapal(ABK) dan muatan Kapal dan Truk diantaranya, Beras 40,4 Ton, Gula Pasir 4,5 Ton, Minyak Goreng 2,04 Ton, Tepung Terigu 600 Kg, Susu 900 liter, Parfume 240 Pcs, Mie Impor 360 Pcs dan Frozen Food 30 Dus. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima masyarakat yang diterima Intel Kodim 0316/Batam pada pukul 21.00 malam terkait adanya penyelundupan beras, minyak goreng dan gula pasir di Pelabuhan Haji Sage Tanjung Sengkuang. Dari informasi tersebut, selanjutnya Tim Intel Kodim 0316/Batam melakukan pengamatan. Dan pada pukul 230.00 WIB, Tim Intel dipimpin Pasintel Kodim 0316/Batam Mayor Infantri Zulkarnain melaksanakan penggerebekan di Pelabuhan Haji Sage, Tanjung Sengkuang, Batam. Berita selengkapnya baca di swarakepri.com #batam #kodimbatam #kodim0316batam #pelabuhanhajisage #sengkuang #dandimbatam ♬ suara asli – SwaraKepriTV
Evi juga mengatakan bahwa barang bukti kapal dan muatan saat ini masih diamankan Bea Cukai Batam.
Sebelumnya, Komandan Distrik Militer(Dandim) 0316/Batam, Kolonel Arh Yan Eka Putra menjelaskan kronologi penangkapan 3 kapal motor dan 3 mobil truk berisi barang-barang yang tidak dilengkapi dokumen resmi di Pelabuhan Haji Sage Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, pada Senin 24 November 2025 sekitar pukul 23.00 WIB.
“Kami dapat informasi dari Pak Menteri Pertanian, kemudian informasi tersebut kita tindak lanjuti dengan kami lakukan pengecekan di depan(Pelabuhan Haji Sage. Setelah ditemukan ada 3 kapal, baru kita melaksanakan kegiatan penangkapan bersama anggota Denpom 1/6 Batam,”kata Kolonol Arh Yan Eka Putra kepada wartawan usai mengikuti Zoom Meeting dengan Menteri Pertanian Amran Sulaeman di Pelabuhan Haji Sage Tanjung Sengkuang, Selasa 25 November 2025 pagi.
@swarakepritv Bea Cukai Batam Dalami Kasus Penangkapan 3 Kapal di Pelabuhan Haji Sage Sengkuang Kantor Bea Cukai Batam masih melakukan pendalaman terkait kasus penangkapan 3 kapal di Pelabuhan Haji Sage, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam pada Senin 24 November 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Evi Oktavia menegaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kodim 0316/Batam terkait penangkapan tersebut. “Pihak BC Batam sudah berkoordinasi dengan Kodim 0316/Batam terkait hal ini. Saat ini sedang proses penghitungan barang bukti, pemeriksaan dan penelitian,”ujarnya kepada SwaraKepri, Rabu 26 November 2025. Evi juga menegaskan bahwa barang bukti(muatan kapal dan truk) hasil tangkapan Kodim 0316/Batam sudah disimpan di Gudang Bea Cukai di Tanjunguncang Batam. “Barang bukti sudah ada di (gudang) tanjung uncang. Terduga pelaku juga akan dimintai keterangan untuk pendalaman kasus ini,”pungkasnya. Berita selengkapnya baca di swarakepri.com #beacukai #beacukaibatam #pelabuhanhajisage #batam #batamtiktok #batamhits ♬ suara asli – SwaraKepriTV
Ia menjelasan pada saat penangkapan ditemukan 3 kapal dan 3 truk bermuatan barang 40,4 Ton beras dan 4,5 Ton gula pasir, dan 2,04 Ton minyak goreng.
“Setelah kami cek kapal tersebut, ternyata izin tidak ada, manifest tidak ada, izin barang tidak ada. Atas temuan itu kita laporkan ke komando atas,”terangnya.
Page: 1 2
BATAM - Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam saat ini masih melakukan investigasi terkait perizinan Cut…
Bekasi, Februari 2026 — Di tengah persaingan global yang semakin mengglobal, dunia bisnis kini lebih…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing…
Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi…
BATAM - Penyidik Unit V Tindak Pidana Tertentu(Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan kasus…
Menjelang bulan suci Ramadan, TMG Hotel Tebet, Marclan Collection, menghadirkan pengalaman Iftar yang mengangkat kebersamaan,…
This website uses cookies.