Categories: BISNIS

Update XRP vs SEC: Kemenangan Ripple dan Dampaknya bagi Investor Kripto

Setelah bertahun-tahun bertarung dengan SEC, Ripple akhirnya mendapat kabar baik. SEC resmi mencabut bandingnya terhadap Ripple, memberikan angin segar bagi XRP. Harga XRP sempat naik, tetapi masih belum menembus level tertinggi Januari 2025. Sementara itu, Ripple mempertimbangkan banding balik untuk menantang beberapa keputusan pengadilan.

SEC Menghentikan Banding, Ripple di Posisi Menguntungkan

Pada 19 Maret 2025, SEC secara resmi menarik bandingnya dalam kasus Ripple, yang selama ini menjadi penghalang besar bagi pertumbuhan XRP.

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyebut ini sebagai kemenangan besar bagi industri crypto. Pengacara Bill Morgan menegaskan bahwa keputusan ini mengonfirmasi bahwa XRP bukan sekuritas, dan perdagangan di pasar sekunder tetap legal.

Sebelumnya, SEC mengajukan banding pada Januari, bertepatan dengan kepergian Ketua SEC Gary Gensler. Berbeda dengan 2020, kebijakan regulasi saat ini lebih terbuka terhadap inovasi, terutama setelah adanya perubahan di pemerintahan AS yang pro-kripto.

XRP Menguat, tetapi Belum Mencapai Puncaknya

XRP mengalami kenaikan hingga $2,5944 setelah kabar ini, namun masih di bawah puncak Januari 2025 di $3,3999. Saat artikel ini ditulis, harga XRP USDT berada di level $2.4689, naik 7.65 persen dalam 24 jam terakhir.

Chief Legal Officer Ripple, Stuart Alderoty, menyatakan bahwa perusahaan kini sedang mengevaluasi langkah berikutnya, termasuk kemungkinan banding balik terhadap beberapa keputusan yang dinilai kurang menguntungkan.

Ripple Bisa Mengajukan Banding Balik

Pada Oktober 2024, Ripple mengajukan banding balik untuk meninjau putusan yang mengharuskannya membayar denda $125 juta. Ada beberapa opsi yang bisa diambil Ripple:

Melanjutkan banding balik untuk membatalkan denda dan batasan dari SEC.

Membatalkan banding, tetapi berusaha menegosiasikan pengurangan denda.

Mencapai kesepakatan dengan SEC tanpa mengubah keputusan pengadilan.

Membayar denda dan melanjutkan operasional seperti biasa.

Keputusan Ripple dalam beberapa bulan ke depan akan berpengaruh pada harga XRP.

Potensi ETF Spot XRP

Penarikan banding oleh SEC meningkatkan peluang disetujuinya ETF Spot XRP. Sejak awal 2024, ETF Bitcoin telah menarik dana institusi hingga $35,6 miliar, yang mendorong kenaikan harga BTC. Jika ETF XRP disetujui, permintaan institusional bisa meningkat, berpotensi mendorong harga lebih tinggi.

Namun, jika masih ada ketidakjelasan regulasi, persetujuan ETF bisa tertunda, dan harga XRP bisa tetap bergerak terbatas.

Bitcoin Naik ke $87K di Tengah Kebijakan The Fed

Bitcoin juga mengalami kenaikan setelah The Fed mempertahankan suku bunga di 3,9% dan menyesuaikan proyeksi ekonomi 2025. Nilai tukar BTC USDT saat ini di market Bittime terpantau berada di kisaran 85.685,25, naik 3.23% dalam 24 jam terkahir.

Investor melihat crypto sebagai alternatif investasi di tengah ketidakpastian ekonomi, yang mendorong permintaan terhadap aset digital.

Kesimpulan: Ke Mana Arah XRP?

Meskipun SEC telah menarik bandingnya, beberapa faktor masih akan memengaruhi pergerakan XRP:

Langkah Ripple Selanjutnya: Jika banding balik berhasil, XRP bisa naik lebih tinggi.

Persetujuan ETF Spot: Jika ETF disetujui, harga bisa bergerak lebih agresif.

Kondisi Ekonomi Global: Ketidakpastian ekonomi bisa menekan harga XRP dalam jangka pendek.

Keputusan Ripple dalam waktu dekat akan menjadi faktor penting dalam pergerakan harga XRP ke depan.

Bittime sebagai aplikasi investasi kripto terpercaya di Indonesia memberikan akses mudah untuk trading jual beli XRP serta aset lainnya. Pastikan untuk selalu mengikuti berita terbaru dan memanfaatkan peluang yang ada di pasar crypto dengan strategi yang tepat.

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

About Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Setahun KA Ijen Ekspres, Angkut 271 Ribu Penumpang dan Adaptif Terhadap Kebutuhan Pelanggan

Jember, Februari 2026 – Genap satu tahun beroperasi sejak peluncuran perdananya pada 1 Februari 2025,…

1 jam ago

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmen penuh untuk mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Provinsi…

3 jam ago

Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan…

4 jam ago

Rebranding KVB Indonesia: Langkah Strategis Menuju Masa Depan Trading Globa

Dalam industri finansial yang terus berkembang, perubahan bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga tentang…

4 jam ago

Perlindungan Perdagangan Proaktif Perkuat Keberlanjutan Bisnis Krakatau Steel di Tengah Banjir Baja Global

Jakarta, 4 Februari 2026. - Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke…

7 jam ago

Atlet ONIC Sport Raih Prestasi di Ajang Internasional WTT Youth Contender Cappadocia 2026

Atlet tenis meja muda Indonesia dari ONIC Sport, Muhammad Naufal Junindra, berhasil meraih peringkat ketiga…

7 jam ago

This website uses cookies.