Prancis memanggil pulang duta besarnya untuk AS dan Australia, setelah kedua negara tersebut menyepakati pembuatan kapal selam nuklir untuk Australia, dan Australia membatalkan pembelian kapal selam konvensional dari Prancis.
Kesepakatan melibatkan Inggris ini juga memicu respons negatif di Tiongkok.
Sumber: Voice Of America
BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
This website uses cookies.