Categories: BATAM

Wako Rudi Paparkan 10 Isu Strategis Pembangunan Batam

BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memaparkan sepuluh isu strategis dalam rancangan RPJMD Kota Batam Tahun 2021-2026 dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam Tahun 2021-2026 digelar, Jumat (2/7/2021) pagi.

Pertama, yakni adaptasi terhadap era normal baru pasca wabah covid-19. Kemudian isu strategis yang kedua, Rudi menyebutkan meningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing

“Selanjutnya, Reformasi Birokrasi. Lalu mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan. Dan juga, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar,” papar dia.

Isu strategis yang keenam yakni membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim.
Dengan segala potensi yang ada, Rudi juga mengatakan perlu mewujudkan batam sebagai bandar berstandar internasional.

Kedelapan, menciptakan batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Lalu, pembangunan gender dan pemberdayaan kelompok difabel dan kelompok rentan.

“Dan terakhir, kalau ada yakni peluang pembiayaan pembangunan Non APBD,” ucapnya.

Rudi mengatakan, secara terukur pihaknya telah menyiapkan langkah pelaksanaan pembangunan selama periode RPJMD tersebut.

Maka untuk mewujudkan perencanaan pembangunan, diperlukan arah kebijakan agar perencanaan tersebut berkesinambungan dari tahun pertama sampai dengan akhir periode RPJMD Kota Batam 2021-2026.

“Arah kebijakan tahun pertama, mempercepat pemulihan ekonomi dan melanjutkan pembangunan menuju bandar dunia madani yang modern dan sejahtera,” terang dia.

Kemudian, arah kebijakan tahun kedua adalah pemantapan infrastruktur perkotaan untuk meningkatkan akselerasi dan pemerataan pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi daerah.

Selanjutnya, pada tahun ketiga, pihaknya memfokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar di hinterland untuk pemerataan pembangunan daerah.

“Sedangkan, arah kebijakan tahun keempat, pemantapan tata kelola pemerintahan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan tahun kelima, pemantapan pelayanan dasar dalam rangka peningkatan pembangunan manusia yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya./MC Pemko Batam

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

7 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

12 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

13 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

20 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

22 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

1 hari ago

This website uses cookies.