LINGGA – Masyarakat Desa Selayar, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga mengeluhkan dana bantuan dari PT.LUG yang sudah dua bulan tidak dibayarkan.
Kepala Desa Selayar, Miskar Hidayat mengatakan, masyarakat sudah banyak yang mengeluhkan kepada dirinya selaku Kades terkait dana bantuan dari perusahan granit tersebut.
“Banyak masyarakat yang mengeluh mengadukan mengenai dana bantuan yang dijanjikan oleh pihak perusahaan granit, dan saat ini sudah tehitung dua bulan masyarakat tidak menerima,” kata Miskar, Minggu (9/1/2022).
Ia menegaskan, pihak Desa akan melakukan kebijakan dengan agar pekerjaan dihentikan sementara. “Karena secara pandangan kita memang pihak perusahaan sudah keluar dari komitmen,” jelasnya.
Kata dia, pihak pertama dari perusahan granit tersebut tidak lagi mengurus terkait bantuan untuk masyarakat Desa Selayar dan sudah digantikan dengan yang baru, namun tanpa adanya komunikasi dengan pihak desa maupun masyarakat.
“Katanya posisinya sudah digantikan dengan orang lain, namun hingga saat ini belum ada komunikasi dengan pihak tersebut,” ujarnya.
Namun pihaknya masih menunggu dari perusahaan terkait bantuan dana ke masyarakat desa selayar tersebut.
“Jika pada tanggal yang biasa diterima oleh masyarakat tak kunjung juga diberikan maka pekerjaan akan kita hentikan sementara. Sehingga masyarakat tidak mengeluh kepada kita,” tegasnya./Ruslan
Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…
Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…
Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…
BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan permukaan…
Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
This website uses cookies.