WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkn fitur baru agar pengguna bisa mengetahui pesan spam dan tidak dibohongi.
Salah satu contoh yang sering beredar, seperti diberitakan laman The Independent, pengguna diminta meneruskan pesan ke sejumlah kontak agar tidak kena biaya berlangganan WhatsApp.
WhatsApp menyiapkan sistem pemberitahuan ke pengguna ketika mendapat pesan yang sudah dibagikan sekurang-kurangnya 25 kali.
Cara seperti ini dianggap mampu mengidentifikasi spam sehingga pengguna bisa memutuskan mau membaca pesan tersebut atau tidak.
WhatsApp pernah mengeluarkan tips untuk mewaspadai pesan yang diduga spam, antara lain banyak kesalahan penulisan, meminta mengklik tautan, membagikan informasi pribadi dan meminta meneruskan pesan.
Pengguna disarankan tidak mengklik tautan apa pun dalam pesan tersebut dan melaporkannya ke WhatsApp melalui aplikasi.
Jika menerima spam dari kontak yang tidak dikenal, pengguna bisa memblokir kontak tersebut agar orang itu tidak bisa lagi menghubungi.
Editor : Roni Rumahorbo
Sumber : Antaranews.com
Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
This website uses cookies.