Categories: BISNIS

WIKA Beton Raih Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 atas penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), yang menjadi bukti nyata komitmen Perseroan dalam memperkuat budaya integritas dan tata kelola yang bersih di seluruh tingkatan organisasi.

“Perolehan sertifikat ISO 37001:2016 merupakan tonggak penting dalam perjalanan budaya integritas di WIKA Beton. Namun yang lebih utama, ini menjadi standar tanggung jawab bersama untuk terus menjaga serta menerapkannya secara konsisten dalam seluruh kegiatan perusahaan,” ungkap Yushadi, Sekretaris Perusahaan.

Inisiatif ini juga sejalan dengan nilai-nilai ESG (Environmental, Social, and Governance) yang menjadi bagian dari strategi Perseroan dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Penerapan Sistem Manajemen Anti Pnyuapan (SMAP) menunjukkan komitmen WIKA Beton dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Dengan pencapaian ini, WIKA Beton tidak hanya mempertegas posisinya sebagai pelopor industri beton pracetak nasional, namun juga sebagai korporasi yang menjunjung tinggi nilai integritas, transparansi, dan tanggung jawab sosial dalam setiap pengambilan keputusan bisnis.

Tentang PT Wijaya Karya Beton Tbk

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) didirikan sebagai salah satu anak perusahaan BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk pada 11 Maret tahun 1997 dengan visi “Menjadi perusahaan global terpercaya berkelanjutan pemberi solusi di industri beton”. Saat ini WIKA Beton merupakan produsen beton pracetak terbesar di seluruh Indonesia bahkan Asia Tenggara.

WIKA Beton bergerak di bidang Engineering-Precast-Instalation (EPI). WIKA Beton telah memiliki 14 (empat belas) pabrik, 1 (satu) mobile plant, dan 7 (tujuh) wilayah penjualan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. WIKA Beton juga memiliki 3 (tiga) Crushing Plant di Cigudeg Bogor, Lampung Selatan dan Donggala Palu. Selain itu, WIKA Beton juga memiliki 3 (tiga) jetty yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia untuk mendukung layanan distribusi produk kepada para pelanggan. Hingga saat ini, WIKA Beton telah memiliki 4 (empat) anak usaha yakni PT Wijaya Karya Komponen Beton, PT Wijaya Karya Krakatau Beton, PT Citra Lautan Teduh, dan PT Wijaya Karya Pracetak Gedung.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ketahanan Rantai Pasok Jadi Fokus Strategi Operasional di Tengah Geopolitik Global

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…

4 menit ago

Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global

Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…

22 menit ago

Dolar Perkasa Tekan Minyak WTI, Harga Berisiko Lanjutkan Penurunan

Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan pada…

56 menit ago

Saat Konsumen Bertanya ke AI, Apakah Brand Anda Disebut?

Ketika konsumen mulai bertanya langsung ke Artificial Intelligence (AI) untuk mencari rekomendasi produk, jasa, hingga perusahaan terbaik,…

58 menit ago

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day

Dunia aset kripto kembali diwarnai oleh fluktuasi harga yang dinamis akibat situasi geopolitik global, Bitcoin…

1 jam ago

ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan

Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru…

1 jam ago

This website uses cookies.