Categories: BISNIS

XRP dan ETH Naik Saat Bitcoin Melemah, Pertanda Altseason?

Jakarta, 22 Juli 2025 – Pasar kripto menunjukkan pergeseran signifikan seiring turunnya dominasi Bitcoin (BTC) dan menguatnya performa sejumlah altcoin besar. Tren ini memicu optimisme di kalangan investor bahwa altseason telah dimulai, membuka peluang baru untuk mencari keuntungan di luar aset kripto utama.

Dominasi pasar BTC saat ini merosot ke kisaran 60% — level terendah sejak Maret 2025 — setelah sebelumnya sempat bertahan di atas 66%. Kondisi ini dibarengi dengan penguatan sejumlah altcoin seperti Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), hingga Binance Coin (BNB), yang mulai menunjukkan pergerakan positif secara teknikal maupun fundamental.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menilai bahwa konsolidasi harga Bitcoin setelah mencapai rekor tertinggi pada pertengahan Juli adalah sinyal penting menuju fase altseason.

“Altseason bukan hanya tentang naiknya altcoin secara acak, tapi terjadi ketika dominasi Bitcoin menurun seiring investor mulai melakukan diversifikasi. Saat ini, kita melihat rotasi modal dari BTC ke altcoin seperti ETH, SOL, dan BNB yang memiliki fundamental kuat. Ini momentum penting untuk memanfaatkan potensi profit dari aset di luar BTC,” ujar Fyqieh.

Tren Pasar Kripto Bergeser

Ia menambahkan, sejak awal tahun 2025, pasar kripto telah mencatatkan reli signifikan. Bitcoin sempat mencetak rekor di atas US$123.000, sementara kapitalisasi pasar kripto global mendekati US$4 triliun. Kenaikan ini didorong oleh berbagai faktor, mulai dari inflasi yang terkendali, likuiditas tinggi akibat lonjakan pasokan uang M2 AS, serta pengesahan RUU Genius Act yang memperkuat regulasi stablecoin di Amerika Serikat.

Meski begitu, Fyqieh mengingatkan bahwa koreksi jangka pendek masih mungkin terjadi.

“Data on-chain menunjukkan cadangan BTC di bursa meningkat, yang bisa menandakan aksi ambil untung. Investor perlu mewaspadai tekanan jual jangka pendek, meski tren jangka menengah hingga akhir tahun masih menunjukkan potensi bullish, terutama bila The Fed menahan suku bunga dan memberi sinyal pelonggaran pada kuartal IV,” jelasnya.

Altcoin Pilihan

Altcoin seperti Solana, menurut analisis Fyqieh, berpotensi menembus level US$210 atau sekitar Rp3,2 juta (kurs dolar AS Rp16.304) dalam waktu dekat jika mampu bertahan di atas support US$160. Sementara BNB berpeluang menguji resistensi di kisaran US$800 atau sekitar Rp13 juta, didorong oleh pola teknikal bullish dan peningkatan volume perdagangan.

“Kita sudah melihat beberapa altcoin membentuk struktur harga yang lebih sehat dibandingkan sebelumnya. Investor bisa mulai memantau aset yang memiliki katalis kuat, terutama dari sisi ekosistem, adopsi institusional, atau pembaruan teknologi,” tutur Fyqieh.

Dengan makin dekatnya pertemuan FOMC pada 30 Juli mendatang, pelaku pasar akan mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed. Saat ini, probabilitas pemangkasan pada bulan ini masih rendah, namun ekspektasi terhadap pelonggaran di September atau kuartal IV bisa menjadi katalis tambahan bagi reli altcoin.

Investor Altcoin di Indonesia

Di Indonesia sendiri, pasar juga cukup aktif dan responsif terhadap dinamika global, sehingga tren ini diperkirakan akan ikut mendorong minat investor lokal terhadap altcoin dalam waktu dekat.

Fyqieh menilai bahwa edukasi dan akses yang semakin mudah melalui platform lokal seperti Tokocrypto akan mempercepat adopsi altcoin di kalangan investor ritel. “Minat terhadap altcoin di Indonesia semakin besar, terutama saat ada narasi jelas seperti altseason. Jika didukung dengan informasi yang tepat dan fitur investasi yang user-friendly, momentum ini bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Kenaikan ini mencerminkan adanya rotasi minat investor dari aset utama seperti Bitcoin ke altcoin, seiring dengan upaya diversifikasi portofolio dan pencarian potensi cuan jangka pendek di proyek-proyek yang lebih spekulatif namun menjanjikan. Hal ini menjadi indikasi bahwa investor semakin matang dalam menyikapi kondisi pasar dan mulai mengeksplorasi peluang di luar aset kripto utama.

Tentang Tokocrypto
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$ 25 juta, menyediakan lebih dari 400 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Penampakan Cut and FIll Proyek Green Medina di Batu Besar Nongsa Batam (3)

BATAM - Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam saat ini masih melakukan investigasi terkait perizinan Cut…

51 menit ago

Program Immersion BINUS @Bekasi ke Wuhan: Menembus Batas dan Mengasah Kompetensi Global

Bekasi, Februari 2026 — Di tengah persaingan global yang semakin mengglobal, dunia bisnis kini lebih…

1 jam ago

KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing…

6 jam ago

Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi…

6 jam ago

Polisi Segera Panggil Terlapor Kasus Pengeroyokan Sopir Lori di Pelabuhan Roro Telaga Punggur

BATAM - Penyidik Unit V Tindak Pidana Tertentu(Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan kasus…

6 jam ago

Iftar sebagai Gaya Hidup Urban Jakarta, TMG Hotel Tebet Hadir sebagai Destinasi Baru Berbuka Puasa

Menjelang bulan suci Ramadan, TMG Hotel Tebet, Marclan Collection, menghadirkan pengalaman Iftar yang mengangkat kebersamaan,…

7 jam ago

This website uses cookies.