Categories: DAERAH

17 Tahun Huni Gubuk Reot, Wali Kota Bangun Rumah Layak untuk Amri

PAYAKUMBUH – Meski terletak jauh disudut hamparan sawah, tak menyurutkan langkah Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi menemui Amri dirumahnya, Kamis(10/1/2019) pagi.

Amri adalah warga Kelurahan Koto Panjang Dalam Kecamatan Lamposi Tigo Nagori yang menerima bantuan bedah rumah yang diinisiasi oleh Wali Kota melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman.

Melewati pematang sawah yang becek karena hujan, rombongan Wali Kota disambut dengan ramah oleh pemilik rumah beserta keluarga. Amri, lelaki paruh baya yang tidak pernah mengenyam bangku pendidikan ini langsung mengucap syukur dan terima kasih kepada Wali Kota.

“Alhamdulillah, terima kasih pak, sudah dibantu dibuatkan rumah,” ujar Amri sedikit terbata sesaat setelah menjabat tangan Wali Kota Payakumbuh.

Bersama istri dan dua anaknya, Amri mengaku sangat bersyukur, karena selama ini tinggal dirumah (baca: gubuk) kayu yang sudah tua dan lapuk.

“Kami sudah tinggal kurang lebih 17 tahun disini pak, bahkan dua anak kami lahir dirumah lama ini,” ujar Amri dan istri.

Selama 17 Tahun Amri menghuni gubuk reot(foto : Rb)

Menanggapi itu, Riza mengaku terharu sekaligus mengajak Amri dan keluarga untuk terus bersyukur. Pihaknya juga meminta maaf karena bantuan bedah rumah baru bisa terealisasi pada akhir tahun anggaran 2018 ini.

“Saya mohon maaf, karena baru sekarang bisa membedah rumah pak Amri. Sebetulnya pengusulan sudah lama, cuma karena terkendala kepemilikan tanah, maka kita tunggu dulu sampai pengurusan selesai, baru bisa kita bedah,” ungkap Riza.

Riza mengatakan, terlaksananya proses bedah rumah tersebut berkat partisipasi banyak pihak termasuk partisipasi warga setempat. Dirinya berharap kiat demikian bisa membudaya dikalangan masyarakat Kota Payakumbuh.

“Untuk membedah rumah ini kita urunan (baca:sumbangan), ada dari dana taktis kami selaku Wali Kota, Baznas, BNI, dan juga masyarakat. Ini yang menarik dari bedah rumah ditempat kita, membangun dengan kebersamaan dan gotong royong, maka tak salah program bedah rumah kita termasuk yang terbaik di nasional. Banyak daerah lain studi banding kedaerah kita,” ucap Riza sembari mengucapkan terima kasih kepada warga Payakumbuh yang sudah berpartisipasi.

Selama memimpin Payakumbuh, Wali Kota Riza Falepi telah membedah hampir 2000 rumah warga kurang mampu. Disamping bersumber dari APBD, dana bedah rumah juga berasal dari bantuan pemerintah pusat.

“InsyaAllah tahun 2019 ini kita akan membedah sekitar 300 an rumah tidak layak huni dimana sebanyak 100 rumah dananya bersumber dari APBD. Masing masing akan memperoleh bantuan stimulan sebesar Rp.17,5 juta, dan biasanya total nilai swadaya hingga rumah selesai rata rata menyedot anggaran Rp. 30 juta. Hal inilah yang membuat program bedah rumah kita terbaik nasional,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari Pimpinan BNI Payakumbuh kepada Wali Kota untuk diteruskan kepada Amri senilai Rp. 7 juta untuk kelanjutan pembangunan rumah tersebut. Turut mendampingi Asisten III, Rida Ananda, Kadis Perkim, Marta Minanda, Camat Latina David dan sejumlah perwakilan OPD Kota Payakumbuh.

 

 

Penulis : Rio

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Jakarta, April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah…

6 menit ago

Bea Cukai Batam Beberkan Alasan Penerbitan SPPB 90 Kontainer Limbah Elektronik asal AS

BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…

2 jam ago

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

5 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

8 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

10 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

11 jam ago

This website uses cookies.