Tim Surveilans RSUD Encik Mariam berkoordinasi dengan Puskesmas Daik untuk melakukan pemantauan karantina mandiri selama 14 hari kedepan.
Tanggal 4 September dilakukan pemantauan ke rumah yang bersangkutan dengan keluhan batuk berkurang dan sudah tidak lemas dan kondisi suhu tubuk 36,9 Celcius, baruk sesekali dan berdahak.
Tanggal 5 September dilakukan kunjungan rumah oleh Tim Surveilans Puskesmas Daik dan dilakukan pemeriksaan Rapid Tes Antibodi kembali dengan hasil Non Reaktif, suhu tubuh 36,4 dan tidak ada keluhan tambahan.
Tanggal 6 September yang bersangkutan mengeluh agak lemah dan suhu tubuh 35,9.
Tanggal 9 September ke IGD RSUD Encik Mariam dengan kondisi masih lemah dan batuk berdahak, kemudian dianjurkan rujuk.
Pada malam tanggal 10 September, yang bersangkutan minta dijemput ke RSUD Encik Mariam Kabupaten Lingga dan dilakukan Rapid Tes antibodi dengan hasil reaktif.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.