Categories: BATAM

27 Karyawan dan Manajemen RS Camatha Sahidya Berdamai

BATAM – Persoalan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 27 karyawan Rumah Sakit Camatha Sahidya (RSCS) akhirnya mencapai kesepakatan dalam perundingan bipartit yang digelar pada Selasa (3/3/2020) kemarin.

Hasilnya pihak karyawan dan manajemen memutuskan berdamai demi hukum setelah hampir satu bulan berselisih. Ada 9 point kesepakatan. Namun intinya pihak RSCS menyanggupi membayar tuntutan buruh (upah dan pesangon).

“Kami menyetujui dan bersepakat dengan karyawan akan membayar kompensasi, pencairan sisa cuti 2019, sisa gaji dan lembur yang belum dibayar periode Januari sampai Februari 2020,” kata Ali Amran selaku Kuasa Hukum RSCS, Rabu (4/3/2020).

Untuk kompensasi, pihak RSCS menyediakan dana kurang lebih sekitar Rp1,6 miliar. Penyerahannya akan dilakukan paling lambat 30 hari sesuai perjanjian tertulis antara karyawan dan manajemen.

“Pesangon dibayarkan satu kali ketentuan sesuai undang-undang. Ini sudah disepakati oleh semua karyawan yang terkena PHK dan sudah ditandatangani mereka,” kata Ali.

Dijelaskan Ali, cara pembayaran akan diserahkan dengan cara transfer via rekening, setelah dipotong pajak penghasilan (PPH) 21 dan pihak RSCS akan menyerahkan bukti pemotongan tersebut.

Selain itu seluruh ijazah dan sertifikat 27 karyawan akan segera dikembalikan yakni dilakukan pada jam hari kerja kantor.

“Surat perjanjiannya sudah ditandatangani tanpa ada paksaan dari manapun dan telah dibubuhi materai dan juga memiliki kekuatan hukum,” katanya.

Kata dia, dengan adanya kesepakatan ini, maka persoalan PHK pada 4 Februari 2020 lalu dan bila semua poin kesepakatan tepah dipenuhi maka hubungan antara karyawan dan RSCS resmi berkahir.

“Dengan ditandatanganinya surat tersebut, maka kami bersepakat tidak saling menuntut dikemudian hari, dan perselisihan industri selesai demi hukum,” pungkasnya.

(Elang)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15% Diversifikasi Strategi di Tengah Gejolak Pasar Global

Kondisi ekonomi global saat ini sedang berada dalam fase yang penuh dengan tantangan akibat munculnya…

23 menit ago

Di Bawah Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III Perkuat Konsolidasi untuk Produksi 2026

Pekanbaru - Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso bersama Operation Head Sori…

26 menit ago

Penampakan Cut and FIll Proyek Green Medina di Batu Besar Nongsa Batam (3)

BATAM - Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam saat ini masih melakukan investigasi terkait perizinan Cut…

8 jam ago

Program Immersion BINUS @Bekasi ke Wuhan: Menembus Batas dan Mengasah Kompetensi Global

Bekasi, Februari 2026 — Di tengah persaingan global yang semakin mengglobal, dunia bisnis kini lebih…

8 jam ago

KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing…

13 jam ago

Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi…

13 jam ago

This website uses cookies.