TANJUNGPINANG – Untuk menjaga ketersediaan air di pulau Bintan, Pemerintah Provinsi bersama Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan akan menghubungkan tiga waduk yang ada di Pulau Bintan.
Hal itu dikatakan langsung oleh Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti beberapa waktu lalu.
“Untuk mengatasi masalah air di pulau Bintan, kita bersama Pemrov Kepri, Pemko Tanjungpinang, Pemkab Bintan akan menyambungkan tiga waduk, yakni Waduk Sei Pulai, Gesek dan Kawal. Semoga tidak terjadi lagi kekeringan di Tanjungpinang,” ujarnya.
Gubernur Kepri itu menyampaikan bahwa setelah Pemprov, Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan duduk bersama untuk membahas hal ini, maka disepakati anggaran yang harus dikeluarkan sebesar 40 Miliar.
“Kemarin kita sudah duduk bersama dengan Pemkab Bintan dan Pemko Tanjungpinang, sepakat, anggaran 40 miliar rupiah, Pemprov 20 miliar, Pemko dan Pemkab masing-masing 10 miliar,” terangnya, Senin (30/12/2019) malam.
Isdianto menyampaikan pipa penghubung antara waduk gesek dan waduk kawal dan air akan mengalir ke waduk sei pulai yang berada di KM 14 arah Kijang. Maka dengan dilakukan seperti itu, air pada kedua waduk tersebut akan tertampung di waduk sei pulai.
“Panjang pipa yang akan kita gunakan sepanjang 26 kilometer, dengan cara itu, kita yakin air di Sei Pulai tidak akan kering walau musim kering, kitapun sudah melakukan pengkajian,” pungkasnya.
(Ism)
Satu Tahun Hadir, First Club Berbagi 1.000 Sembako untuk Warga Sekitar BATAM - First Club…
MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini. Selain sukses menggebrak pasar…
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…
KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab…
Aktivasi brand PT Dupoin Futures Indonesia di kawasan Car Free Day (CFD) FX Sudirman, Jakarta,…
Dalam upaya memperluas akses pembiayaan kendaraan yang mudah, cepat, dan kompetitif, PT BRI Multifinance Indonesia…
This website uses cookies.