BATAM – Kepala cabang Bank Indonesia Kepulauan Riau, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, jika dilihat dari letak geografis, sektor maritim atau perikanan memiliki potensi yang besar untuk kemajuan ekonomi Kepulauan Riau.
Hal tersebut kata dia, karena Kepulauan Riau memiliki hampir 95 persen lautan, namun budi daya ikan untuk saat ini masih belum dikembangkan dengan baik meskipun sudah ada.
“Potensi laut ikan tangkap itu 1 juta atau sekitar 11,5 persen dari potensi nasional, tapi kontribusinya masih sekitar 2,4 persen,” kata Gusti, Kamis (21/12/2017).
Kata dia, BI akan terus mendorong potensi tersebut ditambah lagi dengan adanya proyek Pemerintah untuk membangun kawasan Perikanan Terpadu di Natuna.
“Kita upayakan bagaimana supaya potensi itu bisa dikembangkan dan dikelola dengan baik,” ujarnya.
Selain Natuna, Ia menambahkan masih ada tempat lain di Kepri yang bisa dujadikan sektor budidaya perikanan yang sangat potensial.
“Kalau natuna sudah ada infrakstukturnnya, daerah lain juga sangat potensial menurut saya,” tutupnya.
Penulis : Putri Anasyah Tajri
Editor : Roni Rumahorbo
Area booth MIND ID MINERALive dipadati pengunjung selama gelaran INVIROTECH 2026 di Jakarta Convention Center,…
Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID konsisten menjalankan fungsi strategis sebagai penggerak hilirisasi nasional guna…
PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas…
Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…
Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…
This website uses cookies.