Categories: BATAMNASIONAL

98 Sudah Direekspor, 796 Kontainer Limbah B3 Elektronik Masih Menumpuk di Batu Ampar Batam

BATAM – Kantor Pelayanan Umum(KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam mencatat sebanyak 98 Kontainer berisi limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) telah dilakukan pengeluaran kembali (reekspor) melalui Pelabuhan Batu Ampar. 20 kontainer lainnya sudah mendapatkan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang(SPPB).

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi kepada SwaraKepri, Selasa, 7 April 2026 siang.

“Sampai dengan 7 April yang sudah reekspor 98 container, dan yang sudah mendapatkan SPPB 20 container,”ujarnya.

Setiawan juga mengatakan bahwa sampai saat ini sebanyak 796 kontainer limbah B3 Elektronik milik tiga perusahaan yakni PT Esun Internasional Utama Indonesia, PT Logam Internasional Jaya dan PT Batam Batery Recycle Industries masih berada di Pelabuhan Batu Ampar Batam.

“Masih ada sebanyak 796 kontainer,”tandasnya.

Ketika disinggung apakah ada target waktu untuk reekspor seluruh kontainer limbah B3 elektronik tersebut, Setiawan mengatakan hal tersebut tergantung Badan Pengusahaan(BP) Batam.

“BC tergabung dalam Satgas Penanganan Limbah yang diketuai BP, sehingga terkait ini kami tergantung BP Batam,”pungkasnya.

Seperti diketahui, Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup(KLH), Irjen Pol Rizal Irawan telah memerintahkan tiga perusahaan importir yakni PT Esun Internasional Utama Indonesia, PT Logam Internasional Jaya dan PT Batam Batery Recycle Industries untuk melakukan Re-ekspor terhadap kontainer berisi limbah elektronik asal Amerika Serikat yang saat ini menumpuk di Pelabuhan Batu Ampar.

Perintah Re-ekspor terhadap kontainer berisi limbah elektronik disampaikan melalui Surat Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH Nomor P.223/I/GKM.2.1/12/2025 tanggal 12 Desember 2025.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

8 jam ago

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

10 jam ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

13 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

13 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

13 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

13 jam ago

This website uses cookies.