TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan akan memindahkan pedagang kaki lima (PKL) dari Taman Laman Boenda ke Melayau Square.
Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma saat berbincang dengan PKL di Gedung Aula Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjugpinang, Kamis (26/12/2019) sekira pukul 10.30 WIB.
Rahma menyampaikan, bahwa hal ini sudah jauh-jauh disampaikan ke masyarakat tentang Peraturan Daerah (Perda) yang sudah disepakati oleh DPRD, Pemko, bahkan dari pihak PKL.
“Solusi yang diberikan Pemerintah ini tidak jauh dari lokasi sebelumnya, bahkan hari ini dengan kondisi yang kita saksikan pedagang yang ada di Melayu Square, mereka merasa nyaman bahkan mereka betah sekian lama disitu berjualan,” ujar Rahma.
“Kita tidak melarang mereka (PKL) berjualan, tapi kita sesuaikan dengan peraturannya, alangkah baiknya para pedagang bersama-sama dengan sodara lain yg sudah berada di melayu square,” tambahnya.
Rahma melanjutkan, bahwa pihak Pemko tidak bisa memaksa para pedagang agar mau berjualan di MS atau tidak, yang jelas di Laman Boenda tidak dibolehkan berjualan, karena plang Perda sudah terpampang di Laman Boenda.
“Bagi yang bersedia berjualan di Melayu Square hari ini, karena daftar namanya sudah ada sesuai dengan pendataan di lapangan itu jumlahnya 38 orang, tempatnya sudah dirapikan bahkan dalam waktu dekat ini Melayu Square dan anjung cahaya kita buat penerangang lampu sorot,” tutur Rahma.
Rahma menyampaikan bahwa setiap Perda yang sudah disepakati bersama dengan anggota DPRD, pasti ada sanksi yang termuat didalamnya jika melanggar Perda tersebut,
“Perda ini semua melewati pertimbangan yg justru sangat berprikemanusiaan, semoga para PKL bisa mengerti,” pungkasnya.
(Ism)
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.