Categories: PEMKO BATAM

Amsakar Enggan Pedagang Gunakan Lahan di Samping Pasar Jodoh

BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengaku tak berani serahkan lahan seluas 0,57 Ha di samping Pasar Induk Jodoh sebagai tempat penampungan sementara bagi pedagang korban penggusuran.

Dirinya khawatir jika proses revitalisasi pasar Induk tahap II mulai berjalan, maka beresiko pedagang akan kembali tekena penggusuran.

Alasan lain yang membuat Amsakar tak mau ambil resiko menyerahkan lahan tersebut lantaran saat ini status lahan masih dalam proses hibah dari BP Batam ke Pemko Batam.

“Saat ini lahan tersebut masih dalam tahap hibah dari BP Batam ke Pemko Batam,” kata Amsakar kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (21/11/2019).

Selain lahan seluas 0,57 Ha ini juga ada lahan lain di belakang Pasar Induk Jodoh seluas 4 Ha yang sedang dalam proses hibah.

“Lahan seluas 4 hektar lebih yang berlokasi di belakang pasar induk jodoh juga sedang dalam tahap penghibahan,” terang dia.

Saat ditanya soal aksi unjuk rasa pedagang pasar, Amsakar mengaku bahwa tuntutan-tuntutan dari para pedagang telah dipenuhi oleh Pemko Batam.

“Mereka minta lahan untuk lokasi bongkar muat kontainer, sudah kami sediakan di belakang tempat penampungan sementara,” ujarnya.

Kemudian permintaan lokasi jualan tanpa dipungut biaya juga telah disediakan oleh pemerintah.

“Kami juga sudah sediakan di TPS Pasar Induk Jodoh, Pasar TPID, Pasar Hangtuah di Nongsa, dan Pasar Serumpun Seibeduk,” terang Amsakar.

Sebagai catatan, lokasi-lokasi sementara tersebut diperuntukkan bagi para pedagang terdampak penggusuran untuk kembali berjualan hingga Pasar Induk Jodoh selesai di revitalisasi.

 

 

 

 

(Abidin)

Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bea Cukai Batam Beberkan Alasan Penerbitan SPPB 90 Kontainer Limbah Elektronik asal AS

BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…

2 jam ago

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

5 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

8 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

10 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

11 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

11 jam ago

This website uses cookies.