BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau langsung kesiapan lahan relokasi untuk pedagang di Batubesar.
Para pedagang yang sebelumnya berjualan di ROW sepanjang jalan Batubesar tersebut akan dipindahkan, karena dampak dari peleberan jalan.
“Total ada 466 kaveling yang disiapkan pemerintah. Ada dua titik, saat ini sedang proses pematangan lahan yang dilakukan BP Batam dan Pemko Batam,” kata Amsakar, Senin (8/11/2021).
Target pematangan lahan seharusnya selesai pada pekan ini, namun kondisi cuaca hujan yang turun beberapa hari belakangan membuat pekerjaan sedikit terganggu.
“Tapi saya pastikan, kami akan mempercepat pekerjaan ini. Tadi saya juga sudah bicara dengan pihak BP Batam,” katanya.
Dengan demikian, para pedagang yang sudah mendapatkan undian pembagian kaveling langsung dapat melakukan pembangunan kembali kiosnya.
Amsakar juga memastikan saat ini sudah tidak ada masalah terkait relokasi para pedagang. Bahkan mayoritas para pedagang juga sudah membongkar kiosnya sendiri.
“Sebagian besar sudah dibongkar sendiri. Kami juga berkomitmen akan membantu proses pemindahan,” jelasnya.
Terkait lokasi pemindahannya sendiri, Amsakar mengatakan cukup strategis. Pasalnya selain tak jauh dari jalan utama juga sangat dekat dengan pemukiman warga.
“Artinya aksesnya terbuka dari jalan raya dan pemukiman,” katanya./MC Pemko Batam
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
This website uses cookies.