Categories: DPRD BATAM

Anggota DPRD Batam Soroti Kelayakan Pelabuhan Batuampar

BATAM-Pelabuhan PT Pelni di Batu Ampar Batam kembali disoroti.  Karena dinilai kurang memadai. Baik dari segi fasilitas maupun  dari sisi humanis atau manusiawi.

Sorotan itu datang dari Komisi I DPRD Kota Batam. Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Tohap Erikson Pasaribu meminta pihak Syahbandar dan pemangku lainnya untuk mencari solusi.

“Kami nilai kurang humanis. Di sana ada kegiatan bongkar muat. Kita takut potensi terjadi sesuatu kepada penumpang.

 Padahal salah satu kewajiban Pelni sebagai jasa memberikan rasa nyaman kepada penumpang. Kami minta fasilitas benar-benar dipertimbangkan kembali,” ujar Tohap Rabu (2/10/2019).

Komisi I yang membidangi hukum dan pemerintah serius akan hal ini. Bahkan kata Tohap, pimpinan Komisi I DPRD beserta anggota dan termasuk dirinya telah menememui pihak Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Batam, Rabu tadi pagi.

 “Kami bersilaturahmi. Kami mempertanyakan komitmen kenyamanan pelabuhan itu terhadap penumpang. Hal ini juga sudah saya kritisi beberapa waktu lalu melalui laman Facebook saya. Karena memang kurang layak. Resiko sangat tinggi. Karena bersentuhan dengan kegiatan bongkar muat. Kita tinggal menunggu waktu saja jika tak ditangani secepatnya,” ujarnya.

 Sebelumnya, pelabuhan itu berada di Pelabuhan Beton Sekupang.Tohap meminta, jika tak memungkinkan lagi di Batu Ampar harus dibalikin ke lokasi semula.”Karena hanya itu yang layak.Tapi memang persoalannya adalah itu milik persero. Harus didudukan semua lintas pemerintah terkait. Termasuk pemko Batam,” tambah Tohap.

 Seperti diketahui, Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan kala itu meminta Pelabuhan Beton Sekupang Kota Batam yang selama ini digunakan untuk pelayaran KM Kelud milik PT Pelni dipindah karena dinilai tidak layak.

 “Saya minta Pelabuhan Pelni (Pelabuhan Beton Batam) dipindah ke Batuampar Senin (20/6) ini juga. Kondisinya sangat tidak layak lagi untuk melayani penumpang mudik,” kata Menteri Perhubungan usai meninjau kesiapan pelabuhan tersebut menghadapi musim mudik  Lebaran, di Batam, Jumat (17 Juni 2016).

Ia mengatakan Pelabuhan Batuampar memiliki dermaga dan fasilitas lain lebih baik dibandingkan dengan Pelabuhan Beton Sekupang yang sebenarnya tidak dirancang untuk kapal Pelni bersandar.

 “Pelabuhan Batuampar bagus, terminalnya juga sudah ada. Kalau tidak ada pakai tenda saja juga bisa. Senin ini juga harus pindah,” kata dia.

Untuk pelabuhan lain di Kota Batam, kata Jonan, secara umum sudah siap untuk melayani penumpang mudik Lebaran 1440 Hijriyah.”Catatan saya hanya yang Pelni itu karena memang tidak layak. Untuk yang lainnya sudah tidak ada masalah. Kapal-kapal juga sudah dicek kesiapannya untuk melayani mudik,” kata dia. (RED/HUMAS)

Redaksi - SWARAKEPRI

Share
Published by
Redaksi - SWARAKEPRI
Tags: DPRD Batam

Recent Posts

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

6 jam ago

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

8 jam ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

11 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

11 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

11 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

11 jam ago

This website uses cookies.