Dijelaskan Taupik, bahwa wilayah Kecamatan Singkep Barat ini ada beberapa titik yang dianggap rawan terhadap banjir rob.
“Seperti desa Tanjung Irat, Marok Tua, dan Kuala Raya. Namun beberapa desa lainnya harus tetap antisipasi,” jelasnya
Taupik berharap agar ini hanya prediksi saja dan tidak terjadi. Namun pihaknya tetap melakukan beberapa persiapan dari sarana dan prasarana baik pos kesehatan serta tempat evakuasi masyarakat jika terjadi.
“Harapan kita banjir rob yang diprediksi oleh BMKG tidak benar-benar terjadi. Akan tetapi antisipasi kita tetap dilakukan,” harapnya
Kegiatan apel gabungan tersebut meliputi TNI-POLRI, BPBD Lingga, Tagana, Dinsos, dan aparat Desa./Ruslan
Page: 1 2
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
This website uses cookies.