BATAM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam melakukan pembinaan dan pengawasan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di sejumlah lokasi Tempat Hiburan Malam, Sabtu Malam (18/7/2020).
Lokasi tersebut diantaranya Dragon Pub & KTV, Dynasty Pub, Morena Pub, Galaxy Pub & KTV, Foreplay Pub dan beberapa tempat cafe lainnya di kawasan Kampung Bule Nagoya. Dragon dan KTV, Dynasty Karoke dan Lounge, Galaxy KTV Batam, dan sejumlah lokasi di kawasan Kampung Bule, Nagoya.
Kegiatan pembinaan dan pengawasan di lokasi hiburan pasca diizinkan Wali Kota Batam Rudi dibuka kembali dengan menerapkan prokes (new normal) mulai 15 Juni lalu, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata didampingi Pejabat PPNS dari BPMPTSP.
Pria yang kerap disapa Ardi ini mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 22.00 Wib. sampai selesai.
“Pelaksanana pengawasan ini merespon informasi yg didapat. Kami juga rutin melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku usaha pariwisata di Kota Batam, pasca Wali Kota Batam membolehkan kembali dibukanya usaha di Kota Batam,” kata Ardi seperti dalam siaran pers yang diterima SwaraKepri, Senin(20/7/2020) malam.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk melihat penerapan protokol kesehatan yang dilakukan pelaku usaha sektor pariwisata dan pengunjung tempat hiburan.
“Kami melihat apakah karyawan dan pengunjung sudah menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Dari pembinaan sekaligus pengawasan pada Sabtu Malam lalu, Ardi menyampaikan masih ada tempat hiburan yang karyawan dan pengunjungnya tidak menerapkan protokol kesehatan, tidak memakai masker, jaga jarak dan juga ditemukan persoalan perizinan.
Adapun tujuan dilakukan pembinanaan ini untuk memberikan edukasi kembali kepada karyawan dan pengunjung.
“Apabila kami menemukan ada yang tidak pakai masker termasuk yang tidak menjaga jarak, langsung diedukasi,” terangnya.
Kegiatan ini akan terus berlanjut dilaksanakan Disbudpar Batam untuk mencegah penularan Covid-19 di Kota Batam.
“Saat ini, Batam sudah berada dizona kuning menuju hijau, dari 12 kecamatan 6 kecamatan sudah zona hijau,” sebutnya.
Ardi berharap masyarakat Kota Batam bisa memenuhi protokol kesehatan, setidaknya seperti memakai masker, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak dengan orang lain dan sebagainya.
“Ayo sama-sama kita patuh terhadap prokes (protokol kesehatan) sesuai anjuran Pemerintah,”ujarnya.
(Redaksi/r)
Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata…
Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati…
Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding…
deGadai menjadi salah satu rekomendasi tempat jual beli tas mewah branded original yang aman dan…
Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu…
BATAM – Di tengan padatnya aktivitas, kebutuhan akan ruang relaksasi yang nyaman semakin dicari. Bagi…
This website uses cookies.