BATAM – Kucuran air yang keluar dari dinding pembatas apartemen Pollux Habibie kembali menerjang rumah warga Perumahan Citra Batam, pada Senin (23/3) sore. Alhasil sekitar kawasan banjir tenggelam.
Kondisi ini jelas membuat masyarakat sekitar tambah was-was. Sebab dulu sebelum dinding pembatas itu sempat ambruk juga ditandai dengan adanya banjir kiriman.
“Iya banjir kiriman datang lagi dari dinding pembatas. Padahal baru dibangun, tapi ini malah baru hujan sebentar sudah mau jebol lagi,” kata Edi Fitria, selaku perwakilan warga.
Kondisi ini tentu mengherankan, mengingat pembangunan ulang dinding itu kini sudah hampir selesai. Kata Edi, bila dibiarkan kenyamanan warga terus tersandera dibuatnya.
“Sudah jalan 80 persen, tapi masih saja seperti ini,” katanya.
Pantauan Swarakepri di lokasi, tampak air berwarna keruh mengucur deras dari sela-sela tembok pembatas. Kawasan sekitar banjir lebih dari setinggi mata kaki orang dewasa.
Hingga berita ini diunggah tim Swarakepri masih berupaya menghubungi manajemen Pollux Habibie. Upaya konfirmasi sampai kini belum ditanggapi pihak manajemen.
(Elang)
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.