BATAM – Kucuran air yang keluar dari dinding pembatas apartemen Pollux Habibie kembali menerjang rumah warga Perumahan Citra Batam, pada Senin (23/3) sore. Alhasil sekitar kawasan banjir tenggelam.
Kondisi ini jelas membuat masyarakat sekitar tambah was-was. Sebab dulu sebelum dinding pembatas itu sempat ambruk juga ditandai dengan adanya banjir kiriman.
“Iya banjir kiriman datang lagi dari dinding pembatas. Padahal baru dibangun, tapi ini malah baru hujan sebentar sudah mau jebol lagi,” kata Edi Fitria, selaku perwakilan warga.
Kondisi ini tentu mengherankan, mengingat pembangunan ulang dinding itu kini sudah hampir selesai. Kata Edi, bila dibiarkan kenyamanan warga terus tersandera dibuatnya.
“Sudah jalan 80 persen, tapi masih saja seperti ini,” katanya.
Pantauan Swarakepri di lokasi, tampak air berwarna keruh mengucur deras dari sela-sela tembok pembatas. Kawasan sekitar banjir lebih dari setinggi mata kaki orang dewasa.
Hingga berita ini diunggah tim Swarakepri masih berupaya menghubungi manajemen Pollux Habibie. Upaya konfirmasi sampai kini belum ditanggapi pihak manajemen.
(Elang)
Jakarta, April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah…
BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…
JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
This website uses cookies.