Categories: KRIMINAL

Astaga, Suami-Istri Ini Pukuli Balitanya Hingga Tewas

BOGOR – Yeolghi Recardo(3), bocah berusia 3 tahun yang seharusnya mendapat kasih sayang dari kedua orangtuanya, justru merenggang nyawa di tangan bapak dan ibunya sendiri yakni AA(24) dan SP(25).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AA (24) dan SP (25) hingga Sabtu petang masih diperiksa diperiksa unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor. Keduanya juga sudah ditetapkan jadi tersangka.

Kepada polisi, keduanya mengaku secara bergantian menyiksa anak semata wayang mereka hingga akhirnya meninggal dunia.

Bripda Dodi Romansah, Aipda Dewi Rosidah serta Bripda Sherly, tiga penyidik PPA Polres Bogor yang datang ke RS Sentra Medika memperoleh data, jika nyawa korban tak tertolong akibat mengalami pendarahan di kepala dan dikategorikan sebagai luka berat.

“Kemudian Bripda Dodi Romansah memeriksa tubuh korban dan ditemukan ada beberapa luka lebam di paha kiri dan kanan, dua luka benjol di dahi kiri dan kanan korban. Hari Kamis (24/11) sekitar pukul 21.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia,”kata AKP Bimantoro.

Ida, satu saksi yang menjadi pengasuh korban semasa hidup bercerita, kejadian tragis yang menimpa balita ini bermula pada Rabu 23/11.

Saat itu korban rewel dan kerap menangis. AA, ayah korban yang kesal lalu memukul anaknya sampai memar di bagian kepala dan kening.

Lebih tragis lagi, SP sang ibu, bukannya melindungi sang buah hati, justru ikut melakukan kekerasan.

“Usai mendapat kekerasan dari kedua orangtuanya, korban tak sadarkan diri hingga dibawa ke rumah sakit. Satu hari dirawat, dia meninggal dunia akibat luka cukup serius pada bagian kepala dan perut,”kata Ida dalam kesaksiannya Sabtu (26/11).

Ke dua tersangka yang kini sudah di tahan di Mapolres Bogor terancam Pasal 80 UU No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 

Sumber : poskota

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

6 jam ago

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

8 jam ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

11 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

11 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

11 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

11 jam ago

This website uses cookies.