Categories: HUKRIM

Bangkai Dinding Panjat Teronggok Jadi Besi Tua

BATAM – swarakepri.com : Dinding panjat artificial senilai Rp 1,3 miliar milik Pemerintah Kota(Pemko) Batam yang dibongkar secara serampangan oleh Dinas Tata Kota Batam sebelum perhelatan MTQ Nasional bulan Juni 2014 lalu ditemukan teronggok dan menjadi besi tua disalah satu lahan kosong yang berada di kawasan Tanjung Uncang Batam.

Pantauan dilapangan, kondisi bangkai dinding panjat yang dibongkar kontraktor Dinas Tata Kota Batam tersebut sangat mengenaskan persis seperti gelandangan dipinggir jalan yang tidak terurus. Parahnya lagi bangkai dinding panjat tersebut diduga sudah tidak utuh dan diperkirakan hanya tersisa 60 persen.

Arifin, salah satu aktivis penggiat olahraga alam bebas di Batam mengecam keras kinerja Dinas Tata Kota Batam yang melakukan pembongkaran dinding panjat secara serampangan dan tidak mengikuti aturan yang ada.

“Apa alasan Distako membongkar dinding panjat itu? Apalagi cara bongkarnya juga tidak sesuai aturan? ujarnya geram, Selasa(5/5/2015) saat ditemui di bilangan Sungai Panas Batam.

Ia juga mendesak Distako Batam untuk bertanggung jawab dan segera memasang kembali dinding panjat yang seharusnya menjadi kebanggaan kota Batam.

“Saya minta Gintoyono bertanggung jawab serta memasang kembali dinding panjat tersebut seperti semula dan ditempat yang sama,” tegasnya.

Sementara Ir selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan(PPATK) Distako Batam ketika dikonfirmasi mengelak memberitahukan pihak kontraktor yang mempreteli dinding panjat tersebut.

Kuat dugaan Ir mencoba melindungi pihak-pihak tertentu yang mendapatkan keuntungan dari pembongkaran dinding panjat tersebut.

Seperti diketahui pembangunan dinding panjat senilai Rp 1,3 miliar tersebut dilakukan pada tahun 2009 menggunakan dana APBD Kota Batam setelah melalui perjuangan panjang bertahun-tahun oleh penggiat olahraga alam bebas di Batam. (red/rudi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

47 menit ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

3 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

6 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

8 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

8 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

8 jam ago

This website uses cookies.