Seorang wakil rakyat kota Xu Liyi, seorang anggota Komite Tetap Partai Komunis provinsi Henan, dan sekretaris Komite Partai Kota Zhengzhou menyatakan tingginya curah hujan itu tidak seperti biasa.
Cuaca ekstrem telah semakin sering terjadi pada musim panas ini di China. Banjir baru-baru ini di Provinsi Sichuan menewaskan ratusan warga dan memaksa ribuan orang mengungsi.
Para pejabat dari organisasi lingkungan hidup Greenpeace International memperingatkan bahwa urbanisasi yang cepat di China akan meningkatkan frekuensi bencana iklim.
Berbicara kepada media China, Liu Junyan dari Greenpeace International mengatakan, “Karena sangat terkonsentrasinya populasi, infrastruktur dan aktivitas ekonomi, keterpaparan dan kerentanan terhadap bahaya iklim lebih tinggi di kawasan perkotaan.”/Voice Of America
Page: 1 2
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…
Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…
BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…
This website uses cookies.