Seorang wakil rakyat kota Xu Liyi, seorang anggota Komite Tetap Partai Komunis provinsi Henan, dan sekretaris Komite Partai Kota Zhengzhou menyatakan tingginya curah hujan itu tidak seperti biasa.
Cuaca ekstrem telah semakin sering terjadi pada musim panas ini di China. Banjir baru-baru ini di Provinsi Sichuan menewaskan ratusan warga dan memaksa ribuan orang mengungsi.
Para pejabat dari organisasi lingkungan hidup Greenpeace International memperingatkan bahwa urbanisasi yang cepat di China akan meningkatkan frekuensi bencana iklim.
Berbicara kepada media China, Liu Junyan dari Greenpeace International mengatakan, “Karena sangat terkonsentrasinya populasi, infrastruktur dan aktivitas ekonomi, keterpaparan dan kerentanan terhadap bahaya iklim lebih tinggi di kawasan perkotaan.”/Voice Of America
Page: 1 2
Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat menghadirkan…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan kesiapan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi II…
Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, perhatian publik…
PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi transportasi publik dan budaya keselamatan…
KAI Bandara terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau guna meningkatkan…
Bagi Ayu Dewi dan Regi Datau, kebahagiaan rumah tangga ternyata tidak selalu datang dari hal…
This website uses cookies.