Bantah Pelihara Calo Lahan, BP Batam malah tuding Pemkot Rugikan Negara

BATAM – swarakepri.com : Badan Pengusahaan (BP) Batam membantah sengaja memelihara calo lahan untuk memperjualbelikan lahan di Batam kepada pengusaha seperti yang disampaikan Yacop Sutjipto,pengusaha otomotif Batam kepada media beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Humas BP Batam, Yudi H Purdaya kepada awak media, kemarin sore, jumat(21/6/2013)

Menurutnya dalam mengalokasikan lahan di Batam, BP Batam selalu berdasarkan prosedur yang ada.”Tidak ada calo lahan di BP Batam. Jika masyarakat memiliki bukti ada permainan pengalokasian lahan, mohon sampaikan ke kami dengan bukti yang akurat,” ujarnya.

Yudi juga menegaskan bahwa untuk pengalokasian lahan, BP Batam memiliki Tim Verifikasi Lahan yang bertugas untuk memeriksa persyaratan permohonan lahan dari pengusaha dan masyarakat. “BP Batam akan memberikan lahan jika persyaratan sudah lengkap. BP Batam juga memberikan lahan sesuai dengan HPL yang dikeluarkan pemerintah,” tegasnya.

Terkait permasalahan lahan yang ada di Blok Tanjung Uma, Yudi mengakui bahwa pada tahun 1990 silam BP Batam (Otorita,red)  telah mengalokasikan lahan kepada PT AMR. Dalam perjalanannya PT AMR kemudian berencana melakukan reklamasi pantai dan laut tanjung uma mengajukan HPL ke BP Batam.

“PT AMR pernah mengajukan permohonon HPL ke BP Batam untuk melakukan reklamasi pantai dan laut tanjung uma. Oleh BP Batam PT AMR kemudian disarankan untuk mengajukan ijin reklamasi pantai ke Pemkot Batam,”terangnya.

Dikatakan Yudi bahwa salinan ijin reklamasi pantai dan laut tanjung uma yang dikeluarkan Pemkot Batam kepada PT AMR sampai saat ini belum pernah diterima oleh BP Batam.

“Kita belum dapat salinannya,” ungkapnya.  Ditambahkannya bahwa ijin reklamasi pantai yang dikeluarkan Pemkot Batam merugikan negara karena tidak ada pemasukan bagi negara.(adi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

KAI Logistik Kirim 1.425 Motor dari Yogyakarta Saat Libur Panjang

KAI Logistik, melalui layanan pengiriman yang berfokus pada barang ritel yaitu KALOG Express, berhasil mengakomodasi…

2 jam ago

Retail Multi Cabang Makin Efisien Berkat Integrasi Odoo Accounting dan Inventory

Retail dengan banyak cabang sering mengalami ketidaksesuaian antara stok, transaksi kasir, dan laporan keuangan karena…

3 jam ago

Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO

Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai…

4 jam ago

Ekosistem EV Semakin Berkembang, BRI Finance Perkuat Solusi Pembiayaan Kendaraan Listrik

Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap…

6 jam ago

BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM

Partisipasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari…

6 jam ago

KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026

Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni) tercermin dari…

6 jam ago

This website uses cookies.