BATAM – Acara Batam Bersepeda yang rencananya aka ndigelar pada Senin (20/1/2019) besok, ternyata mendapat penolakan dari sejumlah mahasiswa dan forum masyarakat Kota Batam.
Alasannya, acara Pemerintah Kota (Pemko) Batam itu dinilai tidak bermanfaat dan hanya menghambur-hamburkan anggaran. Di mana pada pelaksanaanya acara itu meliburkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Batam yang akan berakibat pada lumpuhnya pelayanan masyarakat.
Terkait ini, Edo Andrean, Ketua Forum Mahasiswa dan Masyarakat Kota Batam mengatakan, akan melancarkan aksi spontan guna melakukan penolakan terhadap kegiatan tersebut dan akan mengerahkan massa sekitar 100 orang.
“Meminta Mendagri menghentikan kegiatan Batam Gowes 2020 di hari kerja karena merugikan negara karena meliburkan ribuan ASN serta akan lumpuhnya pelayanan masyarakat,” kata Edo Andrean, Ketua Forum Mahasiswa dan Masyarakat Kota Batam dalam rilisnya, Minggu (19/01/2020).
Kata Edo, pihanya juga meminta Institusi TNI atau Polri tidak hadir dalam kegiatan Batam Gowes 2020 dikarenakan TNI/ Polri selaku penegak hukum seharusnya menindak kesalahan kebijakan pemerintah Kota Batam yang meliburkan karyawannya.
Selain itu, dia juga meminta Walikota Batam, Muhammad Rudi untuk segera diperiksa terkait pembelian ribuan sepeda dan kostum yang digunakan memeriahkan acara tersebut.
“Periksa walikota Batam terkait pembelian ribuan sepeda dan kostum untuk kegiatan Batam Gowes 2020 karena rawan indikasi korupsi anggaran APBD Kota Batam,” pungkasnya.
Untuk diketahui, acara Hari Batam Bersepeda tersebut memang digelar di hari yang tak biasa. Jika biasanya acara sepeda santai digelar hari libur, namun untuk event ini dilangsungkan pada hari kerja.
Selain itu, acara ini juga disebut akan dihadiri sekitar 1.000 orang dari unsur Pemko Batam, 1.000 orang dari unsur BP Batam, 1.000 oramg dari unsur TNI/Polri serta 2.000 perserta dari masyarakat umum.
Acara ini juga disebut-sebut mewajibkan seluruh PNS dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemko Batam untuk hadir.
(Elang)
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
This website uses cookies.