BATAM – Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga Negara Asing(WNA).
Untuk mengungkap dan mengembangkan kasus kejahatan terorganisir transnasional(TOC) ini, Imigrasi membentuk 2 tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap 210 WNA, termasuk para pihak yang terkait.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Guntur Sahat Hamonangan menjelaskan bahwa dua tim yang dibentuk yakni Tim Ditjen Imigrasi Pusat dan Tim Kantor Imigrasi Batam.
@swarakepritv Misteri Terungkap! Ini 2 Perusahaan Sponsor WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (3) Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga Negara Asing(WNA). Untuk mengungkap dan mengembangkan kasus kejahatan terorganisir transnasional(TOC) ini, Imigrasi membentuk 2 tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap 210 WNA, termasuk para pihak yang terkait. Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Guntur Sahat Hamonangan menjelaskan bahwa dua tim yang dibentuk yakni Tim Ditjen Imigrasi Pusat dan Tim Kantor Imigrasi Batam. Tim Kanim Batam melakukan pemeriksaan pemilik, pengelola, pihak-pihak terkait apartemen, pemilik kendaraan, maskapai, agen kapal serta orang-orang terkait lainnya. Sedangkan Tim Ditjen Imigrasi Pusat melakukan pemeriksaan terhadap 18 WNA asal Tiongkok untuk pengembangan kasus. "Dari kejadian 210 WNA di Batam kita kembangkan, Alhamdulillah seperti penangkapan di Jakarta, Surabaya dan terakhir di Solo itu semua hasil pengembangan temuan di Batam,"ujar Guntur kepada SwaraKepri, Senin 25 Mei 2026. Misteri Sponsor WNA Kasus Scam Trading Baloi View Mulai Terungkap Berdasarkan data yang diperoleh SwaraKepri, setidaknya ada dua perusahaan penjamin atau sponsor dari sebagian Warga Negara Asing(WNA) dalam kasus scam trading Baloi View, Batam yakni PT.MIT dan CFT. Kedua perusahaan yang bergerak di bidang ekspor impor ini berdomisili di Jakarta. #batam #scamtrading #sponsorwna ♬ suara asli – SwaraKepriTV
Tim Kanim Batam melakukan pemeriksaan pemilik, pengelola, pihak-pihak terkait apartemen, pemilik kendaraan, maskapai, agen kapal serta orang-orang terkait lainnya. Sedangkan Tim Ditjen Imigrasi Pusat melakukan pemeriksaan terhadap 18 WNA asal Tiongkok untuk pengembangan kasus.
“Dari kejadian 210 WNA di Batam kita kembangkan, Alhamdulillah seperti penangkapan di Jakarta, Surabaya dan terakhir di Solo itu semua hasil pengembangan temuan di Batam,”ujar Guntur kepada SwaraKepri, Senin 25 Mei 2026.
Misteri Sponsor WNA Kasus Scam Trading Baloi View Mulai Terungkap
Berdasarkan data yang diperoleh SwaraKepri, setidaknya ada dua perusahaan penjamin atau sponsor dari sebagian Warga Negara Asing(WNA) dalam kasus scam trading Baloi View, Batam yakni PT.MIT dan CFT. Kedua perusahaan yang bergerak di bidang ekspor impor ini berdomisili di Jakarta.
PT.MIT menjadi penjamin atau sponsor terhadap 18 WNA yakni PTD(Vietnam), TDT(Vietnam), VBL(Vietnam), NTM(Vietnam), HNP(Vietnam), TZ(China), SL(China), WC(China), ZC(China), CX(China), SZ(China), LS(China), CW(China), LX(China), CY(China), ZZ(China), CM(China), TH(China).
Sementara CFT menjadi penjamin atau sponsor terhadap 23 WNA yakni PVT(Vietnam), NN(Vietnam), VHG(Vietnam), CTTV(Vietnam), LVH(Vietnam), BVM(Vietnam), NAH(Vietnam), NVH(Vietnam), PDV(Vietnam), LTMT(Vietnam), PXT(Vietnam), YY(China), LZ(China), WQ(China), WX(China), GZ(China), ZS(China) WT(China), LC(China), LW(China), YX(China), TD(China), TP(China).
Page: 1 2
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat,…
Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Mulai hari ini, Kamis…
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan komitmennya…
BATAM - Pengadilan Negeri Batam Kembali menggelar siding kasus pembunuhan berencana terhadap Dwi Putri Aprilian…
BATAM - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kota Batam mengagendakan Rapat Dengar Pendapat(RDP) terkait…
This website uses cookies.
View Comments