BATAM – Seorang pria bernisial MR(30), penumpang pesawat Lion Air tujuan Batam-Surabaya-Lombok diamankan petugas Avsec Bandara Hang Nadim Batam, Jumat(14/4) pagi.
MR diamankan karena membawa narkotika jenis sabu seberat 548 Gram yang disimpan di balik pakaian dalam saat melintasi mesin SCP 2 di gate 9.
Kronologi kejadian berawal saat petugas mendengar bunyi mesin X-Ray yang dilewati MR berbunyi. MR kemudian diamanakan petugas untuk dilakukan pemeriksaan.
Dari hasil interogasi dan pemeriksaan yang dilakukan petugas, MR terbukti membawa barang bukti yang diduga sabu seberat 548 gram. Dari tangan pelaku juga diamankan uang tunai sebanyak Rp 1.821.100, ATM, jam tangan, SIM dan 2 unit Handphone.
General Manager Bandara Hang Nadim Batam melalui Plh Avsec, Sudirman, mengatakan, saat mau memasuki mesin X-Ray, MR berpenampilan rapi sehingga tidak menimbulkan kecurigaan petugas.
“Dari gaya penampilan MR nampak begitu tenang saat memasuki mesin X-Ray dengan penampilan baju batiknya merah maron untuk mengelabuhi petugas,” jelas Sudirman.
Ia mengatakan, pelaku cukup tenang sekali seperti tidak ada rasa takut akan banyaknya petugas yang berjaga di area Bandara.
“M sepertinya mencoba memanfaatkan moment liburan dan kelengahan petugas, namun mesin X-Ray yang dilewatinya langsung berbunyi sehingga menjadi perhatian petugas,” jelasnya.
Barang Bukti sabu yang diamankan dari pelaku MR (Foto : Ist)
Menurut Sudirman, pelaku pernah bekerja di tempat pembudidayaan ayam di Bengkong dan menjalankan bisnis sabu hanya sebatas kurir yang disuruh dengan imbalan upah yang dijanjikan oleh seseorang.
“Dari pengakuan pelaku, sabu tersebut diambil dari seseorang yang berada di Barelang Batam,” jelasnya.
Usai dilakukan pemeriksaan oleh petugas Avsek Bandara, MR dan barang bukti diserahkan ke Polsek Bandara dan selanjutnya di bawa ke Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penulis : Ika
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Perjalanan content creator, Fanny Kondoh, dalam membangun keluarga kecilnya bersama sang suami, Hajime Kondoh, pernah menyentuh…
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat daya saing komoditas tembakau nasional melalui PTPN…
ASHTA District 8 menghadirkan CURATED LIVING, sebuah karya yang mengeksplorasi bagaimana seni, desain, dan gaya…
Masyarakat pesisir Indonesia merupakan tulang punggung ekonomi biru nasional. Namun, di balik besarnya potensi sektor…
Dalam upaya mewujudkan budaya kerja yang sehat sekaligus mempererat sinergi antarunit kerja, BRI Region 6…
Dalam momentum Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara mencatat realisasi penyerapan Tandan…
This website uses cookies.