BATAM – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Batam melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PT Pertamina (Persero) Batam pada Selasa (27/11/2018).
Dalam aksi tersebut, pengunjuk rasa menuntut Pertamina mendistribusikan dan menyalurkan BBM sesuai dengan peruntukan kepada masyarakat.
“Sesuai analisa dan pengamatan kami di lapangan, BBM bersubsidi solar dan premium mengalami kelangkaan di berbagai SPBU di Batam, kami minta Pertamina menjelaskan atas kelangkaan minyak yang terjadi belakangan ini,” ujar Ketua PC PMII Kota Batam, M. Kamal, saat berorasi di depan kantor Pertamina Batam.
Ia juga mengatakan, pihak Pertamina Batam harus turut andil dalam mengatur ketersediaan BBM yang ada di Batam. Selain itu, Pertamina juga harus melihat fakta di lapangan tentang kelangkaan BBM tersebut.
“Kami menduga ini adalah permainan oknum yang melakukan penimbunan di gudang yang sudah terancana untuk meraup keuntungan pribadi,” ungkapnya.
Ia meminta kepada aparat penegak hukum untuk menangkap pelaku penimbunan BBM tersebut. Selain itu, diharapkan pemerintah segera menstabilkan perekonomian masyarakat.
Sesuai pantauan Swarakepri.com, terlihat beberapa kali para mahasiswa yang berunjuk rasa mencoba memaksa masuk ke dalam kantor Pertamina Batam Centre dengan mendorong pagar kantor untuk bertemu pihak Pertamina. Namun, hingga unjuk rasa selesai, tidak ada audiensi antara pengunjuk rasa dan perwakilan Pertamina Batam.
Penulis : Marina
Editor : Siska
BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
This website uses cookies.