Categories: BATAM

Begini Cara Santi Mengetuk Hati Wali Kota Batam

BATAM – Sambil menggendong anak balitanya yang masih berusia 3 bulan, Santi bersama puluhan mantan pekerja PT JMS Muka Kuning mencoba mengetuk hati Wali Kota Batam agar menjembatani permasalahan yang mereka alami dengan pihak perusahaan.

 

“Semoga Pak Rudi bisa membuka hatinya, aspirasi kami di dengar,” ujarnya kepada AMOK Group saat melakukan aksi damai di depan kantor Wali Kota Batam, Selasa(24/5/2016) siang.

 

Menurutnya perusahaan mereka bekerja sudah banyak melakukan pelanggaran, termasuk penyambungan kontrak selama ini.

 

“Kami di kontrak terus, sudah 4 tahun saya bekerja, belum juga permanen,” keluhnya.

 

Dia mengatakan banyak pekerja yang mengalami nasib sama, tapi Pemko Batam dan dinas terkait terkesan menutup mata.

 

“Ada sekitar 16 orang yang menuntut permanen, kami sudah mediasi dengan Disnaker Kota Batam, hasilnya selalu deadlock,” ucapnya sambil terus menimang balitanya.

 

Santi berharap dengan aksi damai yang mereka lakukan, Pemko Batam bisa menyelesaikan permasalahan yang mereka alami.

 

“Saya tak tahu kemana lagi bang, sekarang saya habis kontrak, bingung buat beli susu anak,” pungkasnya.

 

Hal senada dikatakan Ketua PUK FSP FARKES SPSI JMS Kota Batam Gultom. Dia mengatakan hasil mediasi dengan perusahaan selalu berjalan buntu.

 

“Kita sudah tripartit, hasilnya selalu deadlock, PT JMS Muka Kuning tidak mau kabulkan tuntutan kami,” jelasnya.

 

Kata Gultom, mereka sengaja mengajak Santi bersama balitanya agar bisa bertemu langsung dengan Wali Kota Batam.

 

“Supaya Pak Rudi melihat, beginilah nasib warganya. Korban kesewenang-wenangan perusahaan,” tegasnya.

 

Menurutnya sejak kontrak kerjanya berakhir 3 tiga bulan lalu, Santi mengalami kesulitan ekonomi. “Dia menanggung biaya sendiri, mulai malahirkan sampai rumah sakitnya,” bebernya.

 

Harapannya, perusahaan bisa lebih bijak dalam mengambil sikap terhadap nasib karyawannya. “Selama 4 tahun di kontrak terus,” pungkasnya.

 

(red/dro)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

6 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

10 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

11 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

12 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

12 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

12 jam ago

This website uses cookies.