Categories: BATAM

Begini Pengakuan Terdakwa Nurmian Manalu di Sidang Kasus Penggelapan Aset

BATAM – Terdakwa Nurmian Manalu (Isteri kedua) dalam kasus dugaan penggelapan aset mendiang Benyamin Simorangkir berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atau tanah (Lahan) kosong di komplek Ruko Sinar Bulan, Bengkong, Batam, Kepri, memberikan keterangannya di Pengadilan Negeri Batam, Kamis 1 Agustus 2024.

Pada sidang yang digelar di ruang Wirjono Prodjodikoro dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Nurmian Manalu mengaku bahwa telah menikah dengan mendiang Benyamin Simorangkir sejak tanggal 31 Maret 2008 di sebuah Gereja di Jakarta.

Pertemuan awal antara terdakwa dengan suaminya, Nurmian Manalu menceritakan saat itu disebuah Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Singapura. Kemudian pada tahun 2013 baru bermigrasi ke Jakarta.

Saat itu, usia Nurmian Manalu masih 29 Tahun dan mendiang Benyamin Simorangkir berusia 41 Tahun. Yang dirinya ketahui, mendiang suaminya ini merupakan seorang pebisnis jual-beli alat musik di Batam.

“Pertama menikah tinggal di Ruko Bengkong Batam selama satu bulan bersama dengan kakak ipar saya (Ida Simorangkir). Setelah itu, baru pindah ke kawasan Jodoh, Batu Ampar usai suami saya beli Ruko juga di sana,” kata dia.

Pada tahun 2009, ia mengaku mengetahui mendiang suaminya ini membeli sebidang lahan kosong (yang diperkarakan) di sebelah komplek Ruko Sinar Bulan, Bengkong (Anugerah Musik) yang saat ini di sewa oleh saksi B. Gilbert Sihombing.

Ditanya oleh Ketua Majelis Hakim Welly Irdianto apa-apa saja aset yang dimiliki oleh mendiang Benyamin Simorangkir ini? Nurmian Manalu mengaku bahwa terdapat beberapa aset properti di Jakarta dan Bogor, Jawa Barat.

“Jakarta juga ada aset dan Bogor. Aset berupa rumah, apartemen dan villa di Bogor,” kata dia.

Welly Irdianto melanjutkan pertanyaan, sebelum mendiang Benyamin Simorangkir ini meninggal, dia di rawat di mana? Apakah benar saksi korban/pelapor (Sharon Lee Mee Chyang) berada di sana?

Nurmian Manalu menjawab bahwa memang benar Sharon Lee Mee Chyang datang ke RS. St. Carolus di Salemba, Jakarta bersama dengan anak angkatnya yang bernama Jeane Simorangkir.

Page: 1 2 3 4

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

3 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

5 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

12 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

13 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

1 hari ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

This website uses cookies.