Capaian tersebut mencerminkan konsistensi WSBP dalam mendukung kelancaran konstruksi bendungan melalui penyediaan material beton secara berkesinambungan. WSBP membangun Batching Plant WSBP Bendungan Bener yang berjarak sekitar 4 kilometer dari proyek demi memastikan proses distribusi dapat berlangsung lebih efisien dan terkontrol. Dalam mendukung progres pekerjaan, Batching Plant WSBP Bendungan Bener memiliki kapasitas produksi hingga 300 m³ per hari, yang memungkinkan WSBP menjaga kontinuitas suplai sekaligus memastikan mutu beton tetap sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan proyek.
“Progres suplai yang telah mencapai 50,08% ini mencerminkan kesiapan WSBP dalam mendukung pekerjaan konstruksi Bendungan Bener secara tepat waktu dan tepat mutu. Kami akan terus memantau pelaksanaan suplai agar target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai rencana,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.
Untuk memenuhi kebutuhan proyek, WSBP menyuplai berbagai mutu beton readymix, yaitu K125, K175, K225, dan K300, yang disesuaikan dengan karakteristik serta fungsi masing-masing elemen konstruksi. Beton Readymix WSBP tersebut digunakan untuk pekerjaan pengecoran dinding segment spillway, dental peluncur, rigid pavement, dan lean concrete.
Sebagai salah satu proyek strategis nasional, Bendungan Bener dirancang untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya untuk wilayah Kabupaten Purworejo, Kebumen, dan Kulon Progo. Bendungan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari peningkatan layanan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pemanfaatannya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
“Melalui keberlanjutan suplai beton readymix pada proyek Bendungan Bener, WSBP turut berkontribusi dalam mendukung infrastruktur sumber daya air yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.
WSBP menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional secara berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan kualitas produk, keselamatan kerja, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
BATAM - Jajaran Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi mengungkap kasus scam trading melibatkan 210 Warga Negara Asing(WNA)…
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia…
BATAM - Jaksa Penuntut Umum(JPU) melakukan penahanan terhadap tujuh tersangka kasus ledakan Kapal Tanker MT…
BATAM - Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Guntur Sahat Hamonangan menegaskan pihaknya masih menelusuri sponsor…
Di tengah kondisi tekanan pada kondisi ekonomi Indonesia, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD)…
Hirwaty Aris masih ingat betul perasaan bangga itu. Dulu, saat namanya dipanggil naik ke panggung…
This website uses cookies.