Untuk menekan harga BBM, Presiden Joe Biden kembali melepas 15 juta barel minyak mentah dari cadangan strategis AS dan mempertimbangkan akan menambah lagi jumlahnya pada musim dingin nanti. Beragam reaksi muncul terkait kebijakan ini, mulai yang lega bila harga bensin bisa kembali turun, hingga yang menuding langkah ini hanya demi kepentingan politik. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington, DC.
Sumber: Voice of America
Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…
Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…
Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI Region 6 menggelar Kebaktian Bulanan yang berlangsung khidmat di JackOne…
BATAM - Polemik soal legalitas Kelompok Bermain atau Playgroup Djuwita Perkasa akhirnya terungkap di Rapat…
Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM…
Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek baru dan meningkatnya kebutuhan masyarakat…
This website uses cookies.