Categories: BATAMHeadlines

BI Mencatat Kenaikan Harga Seragam Sekolah Juga Menyumbang Inflasi Kepri Pada Juni 2018

BATAM – Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri pada Juni 2018 tercatat sebesar 1,14% (mtm) atau lebih tinggi dibandingkan inflasi pada Mei 2018 yang sebesar 0,16% (mtm) dan lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 0,59% (mtm).

Sedangkan secara tahunan, inflasi IHK Kepri pada Juni 2018 tercatat sebesar 4,06% (yoy). Angka inflasi tersebut juga masih lebih tinggi dibandingkan inflasi pada Mei 2018 sebesar 3,96% (yoy) dan inflasi nasional yang sebesar 3,12% (yoy).

“Inflasi Juni 2018 lebih tinggi dari rata-rata historisnya dalam 3 tahun terakhir sebesar 1,07% (mtm). Seluruh kelompok komoditas baik administered prices, volatile food, maupun inti menjadi pendorong inflasi Kepri pada Juni 2018,” jelas Kepala BI Kanwil Kepri, Gusti Raizal Eka Putra dalam keterangan pers yang diterima Swarakepri.

Inflasi pada kelompok administered prices cenderung dipengaruhi oleh peningkatan tarif angkutan udara menjelang Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Juni 2018. Secara total, kelompok administered prices mencatat inflasi 3,15% (mtm), lebih tinggi dibandingkan inflasi pada Mei 2018 sebesar 0,52% (mtm).

Sementara inflasi dalam kelompok volatile food dipengaruhi peningkatan harga jual bayam dan ikan selar dengan total inflasi volatile food sebesar 1,58% (mtm).

“Kenaikan harga bayam disebabkan oleh pasokan yang sedikit karena keterbatasan produksi pada saat cuaca yang tidak mendukung dimana justru terjadi peningkatan permintaan di saat bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Cuaca buruk juga menyebabkan harga ikan selar mengalami kenaikan pada Juni 2018,” jelas Gusti.

Di sisi lain, jelang tahun ajaran baru menjadi pendorong adanya kenaikan harga seragam sekolah anak yang menjadi penyumbang tertinggi inflasi kelompok inti dengan total nilai inflasi dalam kelompok tersebut sebesar 0,14% (mtm).

Dalam hal ini, inflasi kelompok inti pada Juli 2018 yang dipengaruhi kenaikan harga seragam sekolah juga tetap perlu diantisipasi mengingat hingga saat ini, orang tua murid masih sibuk mempersiapkan kebutuhan anak jelang berakhirnya libur sekolah dan dimulainya tahun ajaran baru pada pertengahan Juli 2018.

Editor : Siska

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BP Tapera Perkuat Sinergi dengan ASPRUMNAS untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah

Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh…

12 menit ago

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…

2 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…

6 jam ago

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…

20 jam ago

Pendiri BioMom Swiluva Ma Jajaki Kolaborasi dengan Kemendukbangga untuk Cegah Stunting

Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…

21 jam ago

Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…

21 jam ago

This website uses cookies.