Categories: BISNIS

Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia

Kondisi ekonomi global saat ini tengah berada dalam fase penuh ketidakpastian yang dipicu oleh kombinasi tekanan politik. Di tengah dinamika pasar ini, Bittime terus memperkuat ekosistemnya dengan meluncurkan pasangan perdagangan baru HYPE/USDT guna memberikan opsi likuiditas yang lebih luas bagi investor kripto di Indonesia.

Sebelumnya, dinamika politik di Amerika Serikat terus menjadi sorotan di mana desakan terhadap Bank Sentral AS atau The Fed untuk segera menurunkan suku bunga semakin menguat. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban utang nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data pasar terkini, kebijakan suku bunga rendah diprediksi akan meningkatkan likuiditas pasar, yang pada akhirnya berpotensi mengalirkan dana segar ke aset-aset inovatif seperti aset kripto.

Namun, aspirasi ekonomi tersebut harus berhadapan dengan realitas konflik di Timur Tengah yang memicu fluktuasi tajam pada harga minyak mentah dunia. Kenaikan harga komoditas energi ini memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, memaksa pasar untuk mempertimbangkan kemungkinan suku bunga tetap berada di level tinggi demi mengontrol laju harga barang. Situasi makroekonomi yang tidak menentu ini secara tidak langsung berdampak pada volatilitas aset digital global.

Di tengah gejolak tersebut, Bittime menjawab kebutuhan investor akan aset yang memiliki utilitas riil di sektor derivatif dengan menghadirkan pair HYPE/USDT. Hal ini ditujukan agar pengguna Bittime dapat dengan mudah melakukan deposit dan perdagangan dengan pasangan HYPE/USDT.

Lebih lanjut, Bittime juga menghadirkan fitur Flexible Staking $HYPE sebagai solusi bagi investor untuk memaksimalkan aset mereka tanpa perlu mengunci asetnya dalam periode tertentu.

Fitur ini menawarkan reward harian dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 10% bagi pengguna baru, dan APY 4.00% bagi pengguna lama. Langkah ini diharapkan menjadi jembatan likuiditas bagi investor yang ingin tetap produktif meskipun pasar global sedang fluktuatif.

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan mudah diakses.

Kenaikan harga komoditas energi ini dapat memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, sehingga mendorong pasar untuk mempertimbangkan kemungkinan suku bunga tetap berada di level tinggi demi mengontrol laju harga barang. Situasi makroekonomi yang tidak menentu ini secara tidak langsung berdampak pada volatilitas aset digital global.

Perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga dan risiko likuiditas yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap investor untuk terus melakukan riset mandiri dan berdiskusi dengan komunitas terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi.

About Bittime
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta terdaftar pada Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Isu Keselamatan Jalan Jadi Topik Diskusi Mahasiswa Uniba dan Jasa Raharja Kepri

BATAM – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau menerima kunjungan akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi…

11 jam ago

Kesehatan Orang Tua adalah Bentuk Perhatian yang Paling Bermakna

Seiring bertambahnya usia, kebutuhan orang tua tidak hanya sebatas perhatian dan kebersamaan, tetapi juga dukungan…

14 jam ago

PH Hadirkan Saksi Ahli Kehutanan di Sidang Dju Seng: Klaim Kerugian Berlebihan

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

16 jam ago

Sidang PS Sengketa Lahan 2,4 Hektar di Sei Lekop Batam Ungkap Fakta Baru

BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…

17 jam ago

KAI Perkuat Kompetensi Frontliner LRT Jabodebek demi Tingkatkan Kualitas Layanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…

20 jam ago

Pasar Preloved Luxury Makin Panas, deGaiya Hadir sebagai Ekosistem Baru Barang Mewah Original di Indonesia

Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…

20 jam ago

This website uses cookies.