KARIMUN (HK)-Bupati Karimun Aunur Rafiq memerintahkan seluruh jajaran Camat untuk membersihkan lingkungan di tingkat kecamatan masing-masing di Pulau Karimun dengan menggelar Sabtu Bersih pada Sabtu (6/2) lalu. Kegiatan Sabtu Bersih tersebut diwujudkan dalam bentuk gotong royong antara camat bersama masyarakat.
Bupati Rafiq bersama para pejabat di Pemkab Karimun memulai aksi bersih tersebut dari kediaman dinasnya di kawasan Tanjungbalai Karimun sekitar pukul 06.30 WIB. Kegiatan Sabtu Bersih selain membersihkan lingkungan, juga dilakukan penataan gerobak pedagang kaki lima (PKL) di Karimun.
Dalam kegiatan itu, Aunur Rafiq bahkan tak segan-segan mengangkat sendiri gerobak PKL yang berada diatas fasilitas umum (fasum) hingga memakan badan jalan. Dengan bantuan sejumlah anggota Satpol PP, orang nomor satu di Karimun itu ikut mengangkat gerobak liar yang berada di kawasan Kolong.
“Keberaan gerobak jualan diatas trotoar jalan ini sangat menganggu pemandangan mata. Untuk itu, diminta kepada pedagang agar bisa menciptakan keindahan dan kebersihan lingkungan dengan menggelar dagangan tanpa menggangu pengguna jalan yang lain, ini untuk kepentingan kita bersama,” ujar Rafiq.
Penertiban PKL saat itu, kata Rafiq, baru sebatas pembinaan yang bersifat persuasif. Dirinya meminta kepada para pedagang agar mengindahkan semua peraturan ketertiban umum yang berlaku di Karimun hingga tidak mengganggu warga lainnya.
“Kali ini baru pembinaan, kalau ke depan ditemukan lagi, maka akan diberikan sanksi,” tegasnya.
Hanya saja, Rafiq sangat menekankan kepada para pedagang untuk bisa menjalakan semua aturan hingga sanksi tidak perlu diberikan.
“Kami menginginkan semua pihak menaati aturan yang ada. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk tidak memberikan sanksi kepada pedagang. Maka dari itu, pedagang juga harus memahami aturan,” terang Rafiq.
Dikatakan, aksi-aksi bersih lingkungan bersama setiap Sabtu pagi selama satu jam atau gerakan Sabtu Bersih, merupakan program masyarakat secara keseluruhan. Program tersebut lanjutnya bertujuan untuk menjadikan Kabupaten Karimun Kota bersih, dengan singkatan beriman, indah, sehat dan harmonis.
“Kegiatan ini merupakan program baru pemerintah ke depan yang dinamakan Bersih, yang artinya beriman, indah, sehat dan harmonis. Untuk mewujudkan hal itu, diperlukan dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat. Kami ingin semua masyarakat ikut terlibat dalam program ini,” pungkasnya.
(red//HK)
Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI Region 6 menggelar Kebaktian Bulanan yang berlangsung khidmat di JackOne…
BATAM - Polemik soal legalitas Kelompok Bermain atau Playgroup Djuwita Perkasa akhirnya terungkap di Rapat…
Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM…
Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek baru dan meningkatnya kebutuhan masyarakat…
Padang, 12 Juni 2026 – Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat mobilitas…
Keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara petugas,…
This website uses cookies.