Puluhan Pencaker di Comunity Center Batamindo
BATAM – swarakepri.com : Sulitnya mendapatkan pekerjaan di Batam dimanfaatkan oleh para calo untuk meraup keuntungan dari pencari kerja yang ada.
Calo yang sudah bekerjasama dengan oknum di perusahaan ini dengan leluasa menawarkan pekerjaan di berbagai
perusahaan di Batam dengan imbalan uang hingga jutaan rupiah untuk satu pekerjaan.
Bambang, salah seorang pencaker yang ditemui di kawasan Batamindo Mukakuning, Senin(28/12/2015) mengaku sangat kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di Batam.
Meskipun rajin mengunjungi kawasan CC untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan, setahun sudah ia menjadi pengangguran di Batam.
“Parah Bang, saya sudah 1 tahun lebih jadi pengangguran. Yang namanya pahit enaknya bekerja saya tidak tahu. Untuk uang makan sampai minta kirim dari kampung,” keluhnya.
Ia juga membenarkan keberadaan para calo yang menawarkan pekerjaan kepada para pencaker yang setiap harinya memadati Comunity Center(CC) di kawasan Batamindo.
“Calo biasanya langsung dari perusahaan bang, mereka minta uang Rp 1-2 juta agar mudah diterima di perusahaan yang besar,” ujarnya.
Terkait keberadaan calo ini, ia mengaku pencari kerja yang tidak memiliki uang semakin sulit mendapatkan pekerjaan.
“Harapannya kalau bisa calo itu dihilangka bang, karena hanya membuat pencari kerja seperti kami semakin menderita,”pungkasnya. (red/Jef)
PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…
Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…
BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…
Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…
Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…
BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…
This website uses cookies.