Categories: KEPRI

Cuaca Hujan Lebat, Binda Kepri Tetap Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di Rumah Liar Baloi Kolam Batam

BATAM – Binda Kepri terus melaksanakan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota Batam dalam rangka mengejar target 100 persen capaian vaksinasi di Provinsi Kepri pada akhir tahun 2021.

Di tengah hujan lebat, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tetap digelar di pemukiman rumah liar Baloi Kolam, RT 02/ RW 16, Kel. Sungai Panas, Kec. Batam Kota, Kota Batam, pada Kamis (02/12/2021).

“Meskipun kondisi cuaca hujan, namun animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi tetap tinggi, sejak pagi sudah banyak warga berdatangan mengantri untuk divaksin, bahkan pelaksanaan vaksinasi secara door to door juga dilaksanakan,” ungkap Ketua RT 02 Baloi Kolam, Ismi Sani, pada Kamis.

Sani menerangkan, ratusan warga telah mendaftar untuk divaksin karena saat ini vaksin Covid-19 menjadi salah satu kebutuhan masyarakat agar dapat menjalankan aktivitas di tengah pandemi Covid-19.

“Saya juga mengumumkan kepada warga bahwa kegiatan vaksinasi tetap dilanjutkan Binda Kepri meskipun saat ini hujan lebat, saya mengucapkan banyak terima kasih karena pemerintah benar-benar telah hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” terang Sani.

Ditargetkan jumlah sasaran vaksinasi Covid-19 di lokasi pemukiman rumah liar Baloi Kolam dapat mencapai 150 orang.

“Jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan bisa bertambah karena Binda Kepri menyediakan 200 dosis vaksin,” terang Kabinda Kepri, Brigjen Pol. R.C. Gumay melalui Kabagops Binda Kepri, Kolonel Chb. Komara Manurung, pada Kamis.

Sebelumnya, Komara mengatakan jumlah total vaksin Covid-19 yang telah didistribusikan Binda Kepri sejak Juli hingga saat ini telah mencapai 35.534 dosis. Jumlah tersebut sudah termasuk pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan pada Rabu (01/12/2021).

“Kami akan terus melanjutkan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepri agar terbentuk herd immunity untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya varian baru yang sudah menyebar di berbagai negara,” ungkap Komara.

Ia menambahkan, wilayah Provinsi Kepri yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia sangat rawan terhadap potensi masuknya varian baru Covid-19. Oleh karena itu, diharapkan kesadaran seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Meskipun sudah mendapat vaksin Covid-19, tetap jangan lupa untuk masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan,” pesan Komara.

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minat terhadap aset kripto terus meningkat, namun banyak investor pemula masih belum memiliki strategi yang…

1 jam ago

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Di banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca. Ketika laut tenang,…

1 jam ago

Duluin Raih Startup Terbaik ASEAN, Siap Ekspansi Regional

Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, meraih gelar Startup of the Year di…

2 jam ago

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…

2 jam ago

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Dukung komitmen PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal melalui program Desa Energi…

4 jam ago

Solusi Drone untuk Akuisisi Data hingga Analisis Haul Road Pertambangan

Kondisi haul road yang tidak optimal berdampak langsung pada efisiensi dan keselamatan operasional tambang. Dengan…

4 jam ago

This website uses cookies.