BATAM – Pelaku penikaman di Food Court Tiban Centre, Deddy Larepos terancam dijerat pasal berlapis oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang.
“Untuk sementara pelaku kita jerat dengan pasal 351 ayat 3, pasal 338 dan 340 KUHP,” ujar Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian ketika dijumpai di kantornya, Jumat (3/4/2020) siang.
Akibat aksi penikaman yang dilakukan Deddy, satu orang korban, Abdul Haris meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) karena mengalami luka tusuk di bagian leher depan.
Dan satu korban luka berat terkena tusukan di bagian dada, perut dan tangan. Korban bernama Muhammad Irfan kini tengah di rawat di RS Otorita Hatam, Sekupang.
Untuk menangkap Deddy, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya tak butuh waktu lama. Polisi hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk mengamankan pelaku setelah aksi brutal tersebut berlangsung.
“Kurang lebih 30 menit setelah kejadian, pelaku berhasil kami amankan di semak-semak belakang dealer Honda (Sekitar lokasi),” bebernya.
Seperti diberitakan media ini sebelumnya, pelaku melakukan aksi nekat ini lantaran sakit hati kepada korban usai di tegur ketika pelaku cekcok dengan temannya pada Kamis (2/3/2020) malam.
“Pelaku sakit hati kepada kedua korban saat di tegur sewaktu sedang terjadi keributan dengan temannya,” kata Yudi.
(Shafix)
JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…
Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…
Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…
Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…
Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…
Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…
This website uses cookies.