BATAM – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menyisakan pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah kota Batam.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNRIKA, Fitri Yanti menyoroti persoalan PPDB yang menjadi masalah tahunan di kota Batam.
“Pemerintah perlu untuk lebih ekstra dalam menangani masalah ini agar tidak menjadi masalah musiman,” ujarnya pada Kamis (4/7/2019).
Salah satunya misalnya, melakukan pemetaan terhadap jumlah masyarakat produktif perlu dilakukan secara kontiniu.
“Banyak masyarakat usia produktif di Batam. pertumbuhan jumlah anak-anak perlu diperhatikan sebagai pertimbangan penyediaan sarana pendidikan,” paparnya.
Sebenarnya lanjut Fitri, pemerintah sudah melaksanakan perbaikan infrasruktur pendidikan serta penambahan jumlah tenaga pendidik.
“Hanya saja menurut saya pemetaan terhadap kebutuhan sekolah anak-anak ini belum tuntas,” ucap dia.
Fitri juga sepakat bahwa sinergitas antara pemerintah dan penyelengara pendidikan swasta dapat menjadi solusi alternatif atas masalah tersebut.
“Jangan sampai nanti anak-anak tidak memiliki kesempatan mengenyam pendidikan lantaran tidak tertampung di sekolah negeri,” pungkasnya.
Penulis : Shafix
Editor : Rumbo
PT Railink mencatat total sebanyak 78.226 penumpang menggunakan layanan KAI Bandara selama periode libur May…
Memperingati 38 tahun perjalanan transformasinya, Lintasarta, menegaskan peran sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan…
BATAM - Penyidik Imigrasi masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus scam trading pasca…
KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia bekerja sama menghadirkan pelatihan leadership dan pengembangan kurikulum bagi siswa…
Jakarta, 6 Mei 2026 - Harga Bitcoin baru-baru ini mencatatkan sejarah baru dengan menembus level $81.000…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (6/5) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan,…
This website uses cookies.