Categories: DUNIA

Demo Bolivia Ricuh, 23 Orang Dilaporkan Tewas

Komisi Hak Asasi Manusia Inter-Amerika (IACHR) melaporkan total 23 orang meninggal dunia akibat demonstrasi yang berujung ricuh di Bolivia.

Sembilan orang dikabarkan meninggal dalam bentrokan terbaru antara pedemo dan aparat keamanan di pusat Bolivia. Pusat Bolivia disebut wilayah kubu pendukung Presiden Eco Morales yang baru-baru ini mengundurkan diri dan mengasingkan diri ke luar negeri.

Selain korban meninggal, dikutip AFP, Minggu (17/11/2019), Kelompok HAM yang bermarkas di Washington itu mencatat ada sekitar 122 orang terluka dalam demonstrasi sejak Jumat pekan lalu.

Kerusuhan terus berlangsung di Bolivia, meski Morales telah mengundurkan diri pada akhir pekan lalu. Ia mundur dari kursi kepresidenan setelah Bolivia diguncang unjuk rasa selama sebulan terakhir terakhir.

Unjuk rasa dipicu oleh oposisi terhadap pemerintahan Morales. Morales, yang berkuasa sejak 2006, dinyatakan menang dalam pemilihan presiden 20 Oktober lalu dengan selisih tipis.

Pihak oposisi menuding ada kecurangan dalam penghitungan suara, sehingga kemenangan Morales dipertanyakan. Sejak itu, massa turun ke jalan untuk melakukan protes.

Organisasi Negara-negara Amerika melakukan audit pemilihan dan mereka menyatakan menemukan penyimpangan dalam pemilu Bolivia.

Sebelum menyatakan mengundurkan diri, Morales setuju diadakan pemilu baru, namun hal itu tak mampu meredam gejolak publik.

Para komandan militer dan kepolisian bahkan ikut serta mendukung pengunduran diri Morales.

Tak lama setelah Morales mundur, senator Bolivia, Jeanine Anez mendeklarasikan diri sebagai presiden untuk mengisi kekosongan kekuasaan.

Anez memproklamirkan diri sebagai presiden sementara dalam sesi Kongres yang tidak mencapai kuorum, Selasa (12/11). Meski begitu, gejolak politik dan unjuk rasa masih belum bisa reda di Bolivia.

Sumber: CNN Indonesia

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

53 menit ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

3 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

6 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

8 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

8 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

8 jam ago

This website uses cookies.