BATAM – Ratusan buruh Batam yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam pada Kamis (1/2/2018).
Mereka meminta Pemko segera menetapkan UMSK di Batam.
“Kami menduga pemerintah sudah kong kali kong dengan pihak pengusaha supaya meniadakan UMSK di Batam,” kata salah seorang orator dari atas mobil komando.
Selain itu, pengunjukrasa juga meminta pemerintah segera menurunkan harga sembako, Pertalite, dan tarif listrik.
“Kenapa harga pertalite naik secara djam-diam? ada apa pemerintah kita ini? ini sangat luar biasa,” teriaknya.
Hingga berita ini diunggah, ratusan buruh masih melakukan aksk unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam.
Tampak puluhan Pihak kepolisian dibantu Satpol PP Kota Batam melakukan pengawalan ketat di gerbang kantor Wali Kota.
Penulis : Rumbo
Editor : Roni Rumahorbo
Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh…
Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…
Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…
Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…
Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…
This website uses cookies.