BATAM – Ratusan buruh Batam yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam pada Kamis (1/2/2018).
Mereka meminta Pemko segera menetapkan UMSK di Batam.
“Kami menduga pemerintah sudah kong kali kong dengan pihak pengusaha supaya meniadakan UMSK di Batam,” kata salah seorang orator dari atas mobil komando.
Selain itu, pengunjukrasa juga meminta pemerintah segera menurunkan harga sembako, Pertalite, dan tarif listrik.
“Kenapa harga pertalite naik secara djam-diam? ada apa pemerintah kita ini? ini sangat luar biasa,” teriaknya.
Hingga berita ini diunggah, ratusan buruh masih melakukan aksk unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam.
Tampak puluhan Pihak kepolisian dibantu Satpol PP Kota Batam melakukan pengawalan ketat di gerbang kantor Wali Kota.
Penulis : Rumbo
Editor : Roni Rumahorbo
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas…
Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…
Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…
Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting…
Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di…
BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia…
This website uses cookies.