Categories: Lingga

Diduga Depresi, Pria ini Nekat Panjat Tiang Penangkal Petir Bandara Dabo Singkep

LINGGA – Seorang pria bernama Abdal nekat memanjat tiang penangkal petir Bandara Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (31/3/2018).  Pria yang belakangan diketahui bekerja sebagai petugas Airnav Dabo Singkep tersebut diduga mengalami depresi.

Pantauan lapangan, Tim avsec Bandara Dabo Singkep berupaya merayu Abdal agar turun dari tiang penagkal petir tersebut. Tapi upaya tersebut belum berhasil. Tim Avsec Bandara pun kemudian meminta bantuan ke pihak kepolisian.

Belum diketahui apa penyebab pria tersebut tidak mau turun dari tiang penangkal petir itu. Hampir 4 jam lebih, pria tersebut berada di puncak tiang penangkal petir Bandara Dabo tersebut.

 
Penulis : Ruslan

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

14 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

18 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

19 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

20 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

20 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

20 jam ago

This website uses cookies.