Categories: SELEB

Ditalak Suami Lewat Telepon, Ini yang Dirasakan Tata Janeeta

JAKARTA – Vokalis Tata Janeeta (34) mengaku sudah ditalak oleh sang suami, Mehdi Zati, yang menikah dengannya pada 31 Juli 2014 lalu.

Tata menekankan bahwa dia tidak bisa menerima cara Mehdi mengakhiri bahtera rumah tangga mereka yang sudah berjalan selama tiga tahun. Pasalnya, mantan personel trio Dewi Dewi itu ditalak sang suami melalui sambungan telepon.

“Iya benar (ditalak). Bahwa pernikahan itu terjadi, betul, tanggal 31 Juli 2014. Terus sudah sebulan (bercerai) dan by phone. Satu bulan sudah enggak serumah, dia bilang kamu bukan siapa-siapaku lagi, semuanya sudah selesai, bye,” ungkap Tata saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017).

Tata mengaku bingung mengapa Mehdi menjatuhkan talak kepada dirinya. Sebelumnya wanita kelahiran Bandung, 18 September 1982 itu mengatakan bahwa rumah tangganya dengan pria berkebangsaan Iran itu baik-baik saja kendati sesekali ada saja pertengkaran kecil yang terjadi

“Pasti sih, tapi hal-hal biasa layaknya orang yang berumah tangga, ribut-ribut kecil. Misalnya dia jealous, gue jealous, ya biasa ya, hal simpel, bukan yang selingkuh,” ujar Tata.

Hingga kini sang pelantun “Penipu Hati” itu masih bertanya-tanya mengapa sang suami menjatuhkan talak via telepon. Pasalnya, selama ini Mehdi tak pernah mau diajak bertemu untuk membicarakan masalah ini.

“Sudah coba beberapa kali telepon dan minta ketemu, tapi kan dia enggak mau. Makanya yang bikin kita lemas itu, ‘Hei lu kan nikahin gue itu, kok bisa segampang itu ya?’. Itu yang bikin sakit hatinya,” ucap Tata.

 

 

Sumber : KOMPAS

Roni Rumahorbo

Share
Published by
Roni Rumahorbo
Tags: SELEB

Recent Posts

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

8 menit ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

12 menit ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

8 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

12 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

14 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

20 jam ago

This website uses cookies.