Categories: Uncategorized

Ditangkap Polda Kepri, PT RS Diduga Distributor Beras Impor

BATAM – Jajaran Direktorat Kriminal Khusus(Ditreskrimsus) Polda Kepri menangkap satu kontainer yang diduga berisi beras ilegal milik PT RS di Kawasan industri Citra Buana I, Seraya, Batam, Kamis (22/7/2016) malam.

 

Informasi yang diperoleh dari lapangan, PT RS diduga merupakan distributor beras impor ke Batam dan sudah beraktifitas selama 10 tahun terakhir. Beras impor ini selama disalurkan melalui grosir-grosir yang ada di Batam.

 

Beras impor ini diduga juga di disribusikan keluar Batam melalui pelabuhan Makobar, Batu Ampar. Beras impor ini keluar disalurkan bersama barang-barang sembako lainnya, rokok , susu dan minuman alkohol tanpa membayar cukai.

 

Menurut narasumber terpercaya, sembako terutama beras dan gula yang masuk ke Batam saat ini tidak hanya masuk menggunakan kapal kayu, tapi sudah mengunakan kontainer dengan modus memalsukan dokumen.

 

“Beras yang masuk pakai kontainer dari negara tetangga sudah lama berlangsung, karena beras lokas harganya mahal,” ujar narasumber yang enggan namanya dipublikasikan, Minggu(23/7/2016).

 

Dia mengatakan, meskipun saat ini banyak distributor beras banyak di Batam, harga beras dan produk sembako lainnya justru masih tinggi.

 

AK, karyawan PT RS ketika dikonfirmasi enggan berkomentar terkait penangkapan kontainer milik perusahaan tempatnya bekerja.

 

“Gimana lagi bang sudah terjadi, tunggu bos lah yang jawab,” ujarnya singkat.

 

Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Feby Dapot Hutagalung membenarkan adanya penangkapan satu kontainer yang diduga berisi beras ilegal di Kawasan Citra Buana I, Seraya Batam.

 

“Punya RL,”ujarnya ketika ditanya siapa pemilik satu kontainer beras yang diduga ilegal tersebut  Sabtu(23/7/2016) sore.

 

Seperti diketahui pemilik PT RS berinisial JR sempat diperiksa penyidik Ditkrimsus Polda Kepri pasca penangkapan satu kontainer beras yang diduga ilegal.

 

“Ya benar, semalam kami bersama bos dibawa ke Polda, sampai jam 3 subuh baru pulang,” ujar salah satu pekerja PT RS, Jumat(22/7/2016).

 

 

(RED/TIM)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Optimalkan Momentum BRI Consumer Expo 2026, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Otomotif di Surabaya

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut ambil bagian dalam ajang BRI Consumer Expo 2026…

18 jam ago

Kasasi OMS Kandas di MA, Gugatan Concepto Soal Muatan Kapal MT Arman 114 Masih Bergulir di PN Batam

BATAM - Gugatan Ocean Mark Shipping Inc dalam perkara Nomor: 323/Pdt.G/2024/PN Btm terkait kepemilikan Kapal…

19 jam ago

Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak merupakan bagian…

1 hari ago

Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali

PT Info Tekno Siaga (Adapundi) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses keuangan yang bertanggung jawab…

1 hari ago

FHTB 2026 Soroti Peran F&B sebagai Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali

Industri perhotelan di Bali tidak hanya mengalami pertumbuhan, tetapi juga pergeseran signifikan. Jika sebelumnya akomodasi…

1 hari ago

MA Tolak Kasasi Ocean Mark Shipping Inc Soal Kepemilikan Kapal MT Arman 114

BATAM - Mahkamah Agung(MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Ocean Mark Shipping(OMS) Inc dalam…

2 hari ago

This website uses cookies.